JIASYA QUENZY

JIASYA QUENZY

  • WpView
    LETTURE 3
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, ott 6, 2023
Kehidupan Jia berubah 180° saat kedua orang tuanya meninggal dunia ketika Jia masih berusia 5 tahun.Semua berubah saat pamannya datang menawarkan diri untuk merawat dan menjaga Jia dan mengembalikan semua harta keluarga Jia saat Jia sudah berusia 17 tahun. Tetapi semua tidak sesuai dengan perkataannya tepat usia jia menginjak 17 tahun Bibinya dan Chrisa sepupunya mengusirnya secara paksa karena mereka takut Jia akan mengambil harta keluarganga kembali dan mereka akan kembali hidup seperti sebelumnya dek mereka tidak mau itu terjadi. Tidak puas merebut harta kedua orang tuanya Chrisa jugak ingin merebut pria yang Jia suka 'ARVANO BRIANO WILLIAM' seorang anak pemilik Sma William.Walaupun Jia belum mendapatkan hati seorang Arvano,ia tidak gampang menyerah mencari celah untuk masuk dalam salah satu wanita yang Vano sukai ya walaupun itu semua membuat Jia menjadi sering dibully Chrisa sepupunya. • • • "Lo adalah cewek paling tolol yang pernah gue temui seumur hidup gue,TAU GAK!!" bentak Vano pada wanita tersebut "Maafin jia Van"jawab Jia lirih "Jia sayang sama Vano"lanjut nya "Tapi gue gak suka BITCH,lo adalah cewek paling murah asal lo tau" maki Vano jengah dengan tingkah cewek tersebut dengan menekan kata 'BITCH'
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Devil in Your (ANGGARANTA)
  • Beautiful Flower - Jeno x Giselle [END]
  • Kamu
  • AGGA
  • Figuran Dalam Novel BL
  • Hate or care
  • One More Time, One More Chance [TAMAT]
  • Cute Boys.[Bl]
  • I Became the girlfriend of an Antagonist [END]

[PROSES REVISI] Series pertama Anggaranta Bagaimana rasanya, difitnah oleh keluarganya sendiri, sakit!! ia hanya bisa menangis bodoh dan tersenyum miris akan semua. Diusir karena ego lebih kuat. Dibuang layaknya sampah. Hanya karena, seorang yang licik penggila harta. "Abang, gak benci sama Gea kan? Mereka aja benci sama Gea." tanya Gea sendu. 'Gimana bisa gua benci lo, sedangkan mereka yang penjilat harta malah gua sayang?' "Gak! Geo gak benci. Geo udah tahu semuanya. Mereka cuma manusia busuk penjilat harta yang kebetulan terlahir di keluarga berada." jelas Geo menahan tangisnya. 'Gua udah tau semuanya ya. Makanya, gua gak mau lagi tinggal di kandang iblis itu.' "Gua udah tau semuanya. Mereka cuma mikirin tentang harta. Bahkan, papa yang notabe-nya sayang sama kita aja, itu digaji sama oma setiap harinya. Geo udah sadar sekarang, mereka cuma kecoak yang hanya bisa mengotori dunia." sambung Geo lagi. 'Geo cuma sayang Gea. Semua adalah lalu kecuali Gea.' "Abang sampai-sampai gak habis mereka. Otaknya berisi tentang harta doang. Ada ya, manusia kejam kaya mereka?" tanya Geo seraya tersenyum miris. 'Abang, udah ngerti soal itu yah?' "Abang, dengerin Gea. Itu emang udah jadi takdir mereka." tutur Gea lembut. "Tetep aja Ya. Mereka terlalu kejam memisahkan kita." balas Geo lagi. "Bukan dunia yang kejam, tapi manusia yang menginjakkan kakinya di sana." ••• Ryan terkekeh sinis, "Papi? Sejak kapan anda menjadi papi saya?? Hm?" tanyanya dengan cekikikan. 'Apa-apaan sikap ini!?!' Hendrik menatap murka anaknya itu, "Kau harus terima, atau marga Wijaya saya cabut dari namamu." ancamnya lagi. Ryan menatap sengit pria paruh baya itu, lalu tersenyum miring. "Apa anda berani??" tanyanya menantang. "Tentu saja saya berani! Saya adalah pemilik dan penguasa marga Wijaya. Jadi, untuk apa saya takut hanya untuk mencabut nama Wijaya dari bocah ingusan sepertimu!" gertaknya mengancam, suasana berubah semakin mencekam. [END]

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti