Team A: Survival Competition

Team A: Survival Competition

  • WpView
    Reads 1,019
  • WpVote
    Votes 178
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 15, 2025
SMA Ayodhya memiliki tradisi yang mengerikan. Mereka mengelompokkan murid-murid terpilih ke dalam Tim sebagai ajang perlombaan. Sebenarnya tugas para tim hanya berlomba untuk membuat proyek tebaik. Namun, ada satu kegiatan wajib yang harus para tim jalani sebagai gerbang awal perjalanan mereka, yaitu "Kompetisi bertahan hidup di hutan" Kami hanya perlu mengambil bendera di setiap pos. Tapi siapa yang tahu jika bertahan hidup di hutan sangatlah sulit. Apalagi dengan kedua rekanku yang luar biasa anehnya. Aku, si anak beasiswa. Bersama kedua rekanku, Ketua Osis dan Preman sekolah. Kami adalah tim paling tidak masuk akal di Ayodhya, lebih tidak masuk akalnya saat aku tahu bahwa kedua rekanku bukan manusia biasa atau mereka memang bukan manusia. Ngomong-ngomong namaku Aira, aku bisa melihat dari jarak kiloan meter jauhnya.
All Rights Reserved
#55
haebaramencarinaskah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANNISA {ON GOING}
  • Untung Sayang
  • Regret [Completed]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • ALVIN (On Going)
  • PaSuTrik (Pasukan Suami-istri Prik)
  • GHOST
  • 「 Our Life 」
  • PERCAYA? [END]
  • SMA : Stres Manis Aja [END] Tahap Revisi

Annisa Maudi Ayunda. Gadis berusia 19 tahun yang mampu meluluhkan hati seorang lelaki cuek. Nih spoilernya↓ ___________________ TINN TINN TINN... "Astagfirullah. Siapa sih pagi-pagi yang udah mainin klakson-nya ey, ganggu pisan" Annisa menggerutu sebal karena ia dikejutkan oleh klakson mobil yang tepat dibelakangnya. "WOY! MINGGIR lO!" belum selesai dengan gerutuan-nya Annisa kembali dikejutkan dengan suara si pemilik mobil tersebut. "Ya Allah, kayaknya kamu suka banget ngagetin orang deh" bahkan saat berbicara dengan orang yang dibelakangnya, Annisa tidak membalikkan badannya sama sekali. "GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR! dasar dekil" walau nada bicara pada kalimat terakhirnya ia kecilkan, tapi tetap saja Annisa masih bisa mendengarnya. "HEH! APA KAMU BILANG TADI? DEKIL? HEY JAGA UCAPAN MU YA!" Annisa benar-benar jengkel pada orang tersebut "YA EMANG lO DEKIL, MAKANYA NGACA SONO!" pemuda yang diketahui bernama Ardhiansyah Vero Aditama atau yang sering dipanggil Ardhi ini memang terkenal dengan sikap angkuhnya karena ayahnya, Adriansyah Vernon Aditama adalah kepala yayasan di kampus-nya. "Huhhh ngadepin kamu mah gak bakal kelar urusannya" sebelum Annisa berbalik dan meninggalkan Ardhi , Ardhi sudah menghentikannya dengan berbicara. "SIAPA lO SAMPAI-SAMPAI lO BERANI SAMA GUA" dan benar saja ucapan Ardhi pun dinotice oleh Annisa. "Aku? Aku emang bukan siapa-siapa dan buat apa aku takut sama kamu. Sama-sama makan nasi ini kan? Kecuali kalo kamu makan manusia baru aku takut.." sontak ucapan Annisa mengundang tawa dari para mahasiswa yang melihat kejadian itu. Ardhi yang melihat kalau dia ditertawakan oleh semua orang langsung mengucapkan kata-kata yang membuat mereka bungkam. "DIAM KALIAN! MAU GUE KELUARIN DARI KAMPUS HAH?!!" para mahasiswa yang dari tadi mentertawakannya langsung saja membungkam mulutnya dan pergi dari sana. _______________________ Cie yang penasaran! Yuk langsung dibaca! Jangan lupa like and Comment!

More details
WpActionLinkContent Guidelines