365 Days with you

365 Days with you

  • WpView
    Leituras 60
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadMaduroConcluída qui, dez 7, 2023
seorang gadis SMA yang duduk dibangku kelas 11 itu menghayalkan akan memiliki pacar disaat bangku kelas 12 dan tepat di bangku kelas 12 nanti Farah Anastasya akan bisa mendapatkan hati seorang laki-laki yang dia idamkan selama kelas 10 lalu, namun disaat sudah mendapatkan hati cowok yang bernama Michalle Josua tepat di kelas 12 dan menghabiskan waktu nya bersama Michelle sebelum takdir mengubah hidupnya. Michelle Josua sebagai pacar Farah tidak mengetahui hal buruk dalam takdir kisah cinta mereka, Farah yang dulu berjuang mendapatkan cinta, hati Jojo kini Farah hanya bisa menjalankan hidupnya dimana suatu hari itu akan tiba dimana takdir itu akan benar-benar terjadi dan tidak akan bersama Jojo lagi itu lah yang Farah takutkan.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • F A K E ? [End]
  • AZENDRA : My Friend Is A Stalker
  • The Darkness Of The Kalan [END]
  • Alvaro
  • ALZADAISY[End]
  • Ardiana [END]
  • GRUNT NAVAREND | Dangerous Teacher [TAMAT]
  • Dua Hati di Antara Kata
  • Oh My Dream
  • My Stupid Heart

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo