Kenangan Bersemu Merah (2)

Kenangan Bersemu Merah (2)

  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 14, 2024
"Ketika kau melihat sesuatu dengan jarak, kau akan melihat lebih jelas gambaran yang sesungguhnya" Semua cerita ini diawali dengan perpisahan. Kisah tentang Kenangan yang mulai melepas Merah William Atmaja terbang setinggi-tingginya dengan sayapnya. Dan Merah William Atmaja yang mulai menyukai hidupnya yang baru. Dan menemukan petualangan yang membuka dirinya lebih lebar. Namun sebuah misteri mimpi terkuak lagi dimulai dari museum Atlantic Pulau Camary. Museum Art bawah laut pertama di Eropa. Akankah Kenangan dan Merah terhubung kembali?
All Rights Reserved
#203
sekte
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penyangkal Takdir
  • A Feeling of Heart (TAMAT)
  • Seolah 2 pandang Part 1 (End)
  • Ada Apa Dengan Cinta
  • PERFECT in Love [END]
  • Paris In Love
  • TERSENYUM DIANTARA RERUNTUHAN {END}
  • Boys With Luv
  • Kenangan Bersemu Merah

Rena, gadis cantik yang dikagumi banyak pria, hidup dengan tembok tinggi di sekeliling hatinya. Setelah berkali-kali ditolak bahkan dihina, satu pria yang ia sebut "gila" justru tidak pernah menyerah untuk menyatakan cinta terhadapnya. Meski telah ia hina, ia ludahi harga dirinya, pria itu tetap kembali... lagi dan lagi, seolah tak mengenal kata mundur. Merasa terusik oleh ke"gila"an pria itu, Rena akhirnya setuju untuk satu kali kencan. Satelah kencan selesai, Rena mulai merasakan deja vu aneh, kilasan ingatan dan emosi yang bukan miliknya. Dunia mulai berubah baginya, karena kecelakaan tunggal yang menimpanya. Apa yang sebenarnya terjadi? Adakah alasan kelam kenapa pria itu tak pernah bisa melepaskannya? "Cinta sejati... tidak pernah mati. Tapi apakah ia pantas terulang?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines