Story cover for Colors & Shadow.  by Lalaaa147
Colors & Shadow.
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Oct 07, 2023
Warna dan Bayangan. Apa yang terlintas di pikiran mu? Singkat saja. Begini, Manusia memiliki warna nya masing-masing. Pernah dengar? Manusia makhluk sosial yang saling membutuhkan satu sama lain. Tapi, Siapa sangka kalau manusia itu memiliki warna hijau, merah, dan abu-abu. Look around you and see the green, grey, and red. Be careful. Eat them before they're eat you. 
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Colors & Shadow. to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Syal Merah by FabianBadaiAntashena
5 parts Ongoing
Lihatlah manusia.... makhluk berakal, katanya, tapi berakal hanya untuk merancang kehancuran dengan cara yang lebih efisien dari iblis manapun. Mereka lahir dengan tangan kosong, namun tumbuh dengan jemari yang tak pernah cukup menggenggam. Satu takhta tak cukup, satu negeri terlalu sempit, satu nyawa tak sebanding dengan harga ambisi. Mereka mencipta Tuhan dari kaca dan bayangan, lalu menjadikannya alasan untuk menyalakan api di rumah sesamanya. Lalu, ketika tubuh hangus terbakar, mereka berkata: "Ini takdir, ini suci." Padahal semua hanya siasat licik, untuk menjarah lebih banyak, menguasai lebih dalam. Di medan perang, tidak ada musuh sejati, hanya cermin-cermin retak yang saling menuduh bayangan masing-masing sebagai setan. Manusia menanam senyum di bibir diplomasi, sementara tangannya menandatangani pengiriman peluru ke tempat di mana anak-anak belajar menyebut "ayah". Dan ketika tanah itu retak oleh ledakan, dan langit pun tak sudi menurunkan hujan, mereka berkumpul di ruang rapat ber-AC, membahas damai yang bisa dijual dengan harga saham. Oh, manusia bukan makhluk sosial- mereka makhluk serigala yang diajari mengenakan jas. Mereka berdiri di atas kuburan sambil berkata: "Semua demi kemajuan." Apa makna "maju", jika harus melangkahi mayat? Apa artinya "kebebasan", jika harus dipaksa dengan moncong senjata? Mereka mencipta kata-kata indah- "perjuangan", "nasionalisme", "pengorbanan", tapi semuanya hanya selimut untuk menutupi nafsu kekuasaan yang menjijikkan. Sejatinya, manusia mencintai kehancuran- sebab di puing-puing itu, mereka bisa membangun kerajaan atas nama harapan, padahal fondasinya dari daging dan darah. Tak ada yang suci dalam perang. Tak ada yang heroik dalam membunuh. Yang ada hanyalah manusia- yang selalu lapar, selalu haus, selalu ingin menjadi Tuhan tanpa pernah bisa menjadi manusia,.
You may also like
Slide 1 of 7
FUKUSHŪ cover
• KECEWA ~ cover
Asa & Rasa cover
Confused ✔︎ [ HRJ × JYR × PJS ]  cover
Syal Merah cover
Warna di Bawah Senja [Revisi] cover
Nong Beck is Mine cover

FUKUSHŪ

19 parts Complete Mature

{semenjak kejadian indo di fitnah dia selau di jauh kan sampai di saat indo ingin bunuh diri ada seseorang mendekati nya} 《"a-abang?!" "hai adik kecil kamu pasti capek kan?" "...."》 hai disini saya auth hanya ingin buat book pertama auth jadi mohon maap kalo ada banyak kesalahan karna auth baru pertama kali buat book:) #WARNING# BLOOD KEKERASAN TYPO GAJE /ENJOY TO READING/ (kalo aneh mohon dimaklumi yah auth baru belajar soal nya:v)