kanvas Gina

kanvas Gina

  • WpView
    MGA BUMASA 22
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Mar 13, 2024
Gina berjalan cepat menuju Rania yang sedang duduk dimeja makan. Ia memukul meja itu dengan keras "Maksud lo apa?!" Menunjukkan sebuah kertas hasil seleksi yang menyatakan bahwa Gina Aulin lulus dikampus ternama dengan jurusan ilmu hadits. "Mama mau kamu berubah, sebagai orangtua mama ingin yang terbaik untuk kamu" jelasnya dengan tenang, berusaha menenangkan anak gadisnya "Terbaik? Hahaha egois!" "Mama akan daftarin kamu les dan program-program yang berhubungan dengan seni, dengan begitu kamu tetap bisa-" ucapan rania terpotong "Persetang dengan seni! Gue gak mau lo campurin hidup gue!" Teriak Gina, wajahnya memerah penuh emosi, rahangnya mengeras menatap penuh amarah.
All Rights Reserved
#33
gina
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • hanya untuk bunda
  • Lentera Takdir (TERBIT)
  • Catatan Hijrah
  • Sweet Love Rayza
  • I Love Gus (OPEN PO)
  • Imam untuk Gladysa✓
  • Mahardika Raja {On Going}
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • Raina Maramitha

"Gak usah sok suci deh, lo itu J***NG TAU GAK" teriak azzam keras, setetes air mata mengalir dari mata liyya, mendengar teriakan azzam yang begitu menusuk "gue kira bocah polos kayak lo tu emang beneran tulus, tapi ternyata gue salah, lo udah manfaatin muka polos lo itu buat nge bodohin gue IYA" belum sempat liyya menjawab azzam sudah kembali meradang. "Lo gak mau sama gue karena gue belum Kaya kan, jadi lo gak bisa foya foya kalau sama gue, dan lo malah sama om om itu supaya lo bisa punya banyak duit" sentak azzam keras, tanpa memperdulikan tatapan anak anak seisi kelas ipa 1, yang menatap azzam syok, apalagi mendengar teriakannya Mereka gak nyangka kulkas 7 pintu seperti azzam bisa banyak bicara kayak gitu "Lo gak mau pacaran sama gue bilangnya lo takut dosa tapi apa, LO MALAH SAMA OM OM ITU, NGAKU LO DIBAYAR BERAPA LO, BUAT BISA MUASIN MEREKA, JAWAB" suara azzam menggema, tak ada yang berani bersuara, semua takut jika azzam sudah mengamuk, bahkan ada yang berlari keluar kelas karena takut. Sedangkan liyya, air mata terus mengalir dari matanya, tanpa memperdulikan apapun liyya menghapus air mata kasar dan beranjak berlari pergi dari kelas. . . . Saat kalian bertanya siapa yang paling ku cinta di dunia ini? Jawabannya adalah bunda Dia bundaku.... Ya aku sangat menyayanginya dari dunia dan seisinya, aku hanya ingin, firman Allah yang kuhafal hari ini, kemarin dan esok, akan mengantarkannya kepada pintu syurga, ingin rasanya aku memasangkan mahkota hafalanku dikepalanya aku hanya ingin tetap bersamanya di dunia dan akhirat, aku hanya ingin melakukan setidaknya aku membalas satu persen dari yang dia lakukan untukku, meski hanya satu persen , aku tak mau memperosokkan dia kedalam jurang jahannam. maka izinkanlah kelak aku memasangkan mahkota ini di akhirat dan di dunia, meskipun kapan waktunya, aku akan berusaha

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman