kanvas Gina

kanvas Gina

  • WpView
    MGA BUMASA 23
  • WpVote
    Mga Boto 4
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Mar 13, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Gina berjalan cepat menuju Rania yang sedang duduk dimeja makan. Ia memukul meja itu dengan keras "Maksud lo apa?!" Menunjukkan sebuah kertas hasil seleksi yang menyatakan bahwa Gina Aulin lulus dikampus ternama dengan jurusan ilmu hadits. "Mama mau kamu berubah, sebagai orangtua mama ingin yang terbaik untuk kamu" jelasnya dengan tenang, berusaha menenangkan anak gadisnya "Terbaik? Hahaha egois!" "Mama akan daftarin kamu les dan program-program yang berhubungan dengan seni, dengan begitu kamu tetap bisa-" ucapan rania terpotong "Persetang dengan seni! Gue gak mau lo campurin hidup gue!" Teriak Gina, wajahnya memerah penuh emosi, rahangnya mengeras menatap penuh amarah.
All Rights Reserved
#518
religius
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Allah Selalu Bersamaku
  • hanya untuk bunda
  • ARTAN
  • GUS GIBRAN ( PERJODOHAN.)  TERBIT
  • SAYA BUKAN SEORANG GUS
  • Mendadak Gus
  • End & Wait  (Revisi)
  • My Destiny With You [END]
  • Imam untuk Gladysa✓

Arumi Keyra Alexander, berusia 21 tahun, Arumi memiliki kecantikan alami dengan kulit putih, mata coklat yang mirip dengan ibunya, hidung mancung, dan alis tebal. Kehidupan tanpa figur ayah dan kurangnya perhatian membuatnya berkembang menjadi pribadi yang keras kepala, emosional, dan berani. Kehidupan Arumi di warnai dengan kebebasan tanpa batas agama. Karena tumbuh dalam lingkungan keluarga yang tidak mengutamakan nilai-nilai agama, sehingga ia menjadi gadis yang tidak tertarik dengan hal-hal keagamaan. Hingga suatu ketika, ia tiba-tiba mengambil keputusan yang membuat semua keluarganya terkejut. Langkah ini membuat perlawanan keras dari keluarganya yang tidak memahami dibalik keputusannya. *** Plak! Kepala gadis itu langsung menoleh ke kiri saat mendapat tamparan keras dari ibunya. Sangat jelas raut wajah wanita paruh baya itu langsung berubah saat mendengar ucapan Arumi. Malam itu, pukul 20:00, rumah hanya dihuni oleh Sarah dan Arumi, karena ketiga saudaranya belum pulang. Sarah yang biasanya pulang larut malam dari butik, malah mendadak pulang lebih awal. Alhasil, terjadilah adu cekcok antara ibu dan anak itu. "KAMU GILA HAH?!" bentak Sarah Lagi-lagi Arumi menggeleng "Ngga Ma, aku ngga gila. Keputusan ini udah aku pertimbangin beberapa hari lalu, tapi aku ngga pernah punya kesempatan bicarain ini karena mama selalu sibuk" "Ngga! Mama ngga setuju!" tegas Sarah Arumi memelas "Mah, pleasee" "Kalau Mama bilang ngga, ya ngga!" Sarah bersikukuh °°° Sebenarnya, apa yang mendorong Arumi mengambil keputusan besar ini? Apakah ada motif yang tersembunyi dibalik perubahannya, atau memang murni keinginannya sendiri? Dan apakah perubahan ini akan membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi Arumi? Ataukah mungkin, malah sebaliknya? Terus ikuti kelanjutan kisahnya... . . . MURNI HASIL PEMIKIRAN AUTHOR‼️ Yang plagiat, kuku jempolnya copot😠 Happy Reading!!

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman