TUMBUH
  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 6, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Nesyya tumbuh di rumah yang tak pernah benar-benar menjadi tempat pulang. Sejak usia tujuh tahun, ia belajar bahwa suara bentakan lebih sering terdengar daripada tawa. Di mata orang-orang, ia hanya anak yang "baik-baik saja". Tersenyum. Mengangguk. Menjawab tanpa pernah benar-benar dimengerti. Tapi tak ada yang tahu- di balik tatapan itu, Nesyya hidup dalam bayangan rasa takut yang tak pernah pergi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines