YUVITERIA

YUVITERIA

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 10, 2024
Hujan yang deras membuat tubuhnya basah kuyup, tapi tak kunjung membuatnya berhenti bermain hujan. Hal yang paling disukainya adalah hujan, selain tenang hujan juga bisa menghilangkan rasa lelahnya. Gadis itu menyendiri, pikirannya kacau, masalahnya terlalu berat untuk ia hadapi sendiri. Ia tak punya seseorang untuk membagi masalahnya, ia tak punya seseorang untuk menceritakan masalahnya, ia hanya bisa memendamnya sendiri. Gadis itu berteriak untuk meluapkan semua yang dirasakan. "HUJAN, AKU BENCI KEHIDUPAN. KENAPA AKU NGGA BISA SEBAHAGIA ORANG LAIN. HUJAN, KENAPA SULIT UNTUK MENERIMA ITU SEMUA" Setelah dirasa lega gadis itu kembali menatap ke arah depan, netranya tak sengaja melihat lihat seorang laki laki dengan seragam yang sama dengannya sedang bermain hujan. Saat ia ingin menghampiri laki laki itu, laki laki itu sudah menghilang entah kemana. ~~ Violin pernah mencintai seseorang saat dirinya masih duduk di bangku kelas 10 SMA. Seseorang itu adalah teman sekelasnya, tetapi ia hanya bisa mencintai dalam diam. Hingga akhirnya takdir membuat mereka berdua berpisah. Setelah dua tahun lamanya tidak bertemu, ia malah dipertemukan kembali dengan seseorang yang pernah dicintainya. Di kampus yang sama, tetapi orang itu sudah berubah, berubah segalanya. bagaimana kelanjutan ceritanya? yukk baca ~~ cover by pinterest peringatan!! cerita ini hanya imajinasi. cerita ini menggunakan sudut pandang orang ketiga ya.
All Rights Reserved
#111
cintamasasekolah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MARKA; yeonbin AU
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Langit dan Bumi
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • Peluk Luka Hujan
  • Narasi Hujan [TAMAT]

Abinawa penasaran kenapa Arjuna, teman barunya, begitu menyukai hujan. Saat mereka berteduh di bawah pohon di tengah derasnya hujan, Abinawa bertanya, "Kenapa lo suka hujan, Kak Juna?" Arjuna tersenyum, memandang ke arah jalanan yang basah. "Lo tahu nggak kenapa nama gue Arjuna Marka?" tanyanya tiba-tiba. Abinawa mengernyit, jelas tidak tahu jawaban dari pertanyaan itu. "Kenapa?" tanyanya sambil menunggu penjelasan. "Karena ibu gue suka banget hujan, dan ibu kasih nama Marka yang artinya hujan," jawab Arjuna dengan nada ringan, tapi ada sesuatu di balik kata-katanya yang membuat Abinawa merasa bahwa jawaban itu belum lengkap. "Jadi, lo suka hujan cuma karena ibu lo?" tanya Abinawa, masih belum puas. Arjuna memandangnya dengan senyum yang tak pudar. "Iya, Bina. Karena ibu gue suka hujan!" teriak Arjuna, mengalahkan suara derasnya hujan yang mengguyur kota Jakarta siang hari itu. Namun Abinawa masih belum puas atas jawaban tersebut. Ia justru semakin penasaran, kenapa setiap hujan turun lelaki itu pasti selalu mandi hujan. Tanpa tahu memang ada hal yang masih disembunyikan oleh Arjuna. Top: Yeonjun Bott: Soobin yeonbin AU Angst MCD (Major Character Death)

More details
WpActionLinkContent Guidelines