Prajurit Samudra

Prajurit Samudra

  • WpView
    LECTURAS 108
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, nov 3, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
Cerita kisah percintaan Tentang Seorang Kekasih Yang mempunyai cita cita yang berbeda,Ruth Natassia bercita cita menjadi dokter Namun Kekasihnya ingin kuliah Kedokteran agar bisa bersama sama.Namun Disuatu Malam Ketika Josua Julian Natael ingin meninta Izin buat Kuliah kedokteran kepada Ayahnya,Ayahnya Ruben Julian Nathaniel menolaknya ia ingin Anaknya Meneruskan Jejaknya menjadi Tni AL(ANGKATAN DARAT),Ternyata percakapan disuatu Malam itu Ruth tanpa sengaja mengupingnya,dan memilih pergi meninggalkan Josua dan fokus mengejar impiannya ke luar Daerah pada saat sudah Lulus,Agar Josua tidak mengecewakan Ayahnya itu. Pikiran Josua mulai Berantakan Saat Perjalanan menuju ke Markas Tni AL bersama 4 dokter relawan itu.Dia berfikir kenapa saat dia sudah berhasil melupakan Ruth Natassia dia muncul kembali di kehidupan nyw.Ruth pun sudah menyadari siapa kah itu Josua. Saat sudah sampai Markas,Josua buru buru pergi meninggalkan para Dokter dan pasukan nya itu.Josua pergi menuju Taman dekat Markas nya itu untuk mencerna apa yang terjadi baru saja,dia tidak mau rasa sakitnya itu terulang lagi ketika melihat Ruth. " Aku Obatin ya Tangan nya?" Ruth yang sedang duduk disebelah Josua kemudian mengecek tangan yang terkena pisau itu tadi saat berkelahi di perahu bersama bajak laut. "Gak usah,Tangan ku gak papa!" Ketus Josua. "Aku ngeliat kok tadi,sini tangan nya!" Josua pun perlahan lahan mengulurkan tangan nya itu ke Tangan Ruth untuk diobati. "Udah Tugas ku sebagai Dokter untuk ngobati yang sakit,apalagi yang terluka!' Jelas Ruth. Luka Josua yang terlalu parah membuat ia kesakitan saat di obati oleh Ruth. "Arghh,sakit!! Bisa pelan pelan gak sih!" Cetus Josua. "Iya-iya sory!" "Lagian kita kenapa sih kita harus bertemu? Setelah kamu ninggalin aku dulu tanpa kabar!" Ucap Josua yang entah tiba tiba pergi "Jo tapi aku ada alasan yang kamu gak perlu tau!" Teriak Ruth. "Meskipun dia tidak memikirkanku, aku tidak bisa berhenti mencintainya." -Ruth Natassia-
Todos los derechos reservados
#8
tnial
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • diagnosis hati
  • AKU, KAMU DAN TUHAN [END]✔
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • CINDY : Sebelum Aku Pergi
  • Campus Youth
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Rasa Dalam Sujudku
  • My Duchess / End
  • semua punya luka

Raisa Ayu Nararya sudah dikenal di preklinik sebagai mahasiswi yang mudah bergaul. Dia tak pernah ragu untuk menyapa siapa pun, bahkan dengan orang yang baru dikenalnya sekalipun. Namun, ada satu orang yang selalu membuatnya penasaran-Harsa Adikara, teman sekelas yang terlihat serius dan sangat tertutup. Harsa, dengan sikap dinginnya, seolah tidak tertarik untuk bergaul kepada siapa pun, bahkan dengan Raisa yang sering kali coba mendekatinya. Raisa sebenarnya sudah lama menyukai Harsa, meskipun dia tahu Harsa bukan tipe orang yang mudah didekati. Semua teman-temannya di preklinik tahu bahwa Raisa punya perasaan pada Harsa, namun Harsa tetap dengan sikap dinginnya. Raisa bahkan sering melontarkan candaan tentang perasaannya kepada teman-temannya, meski ia sadar Harsa tak akan pernah menanggapi. Namun, segalanya berubah setelah mendapat kabar mengejutkan-Raisa dan Harsa dipasangkan dalam satu tim koas. Mereka berdua harus bekerja bersama dalam satu shift jaga di rumah sakit, dan tentu saja, ini membuka kesempatan baru bagi Raisa untuk lebih dekat dengan Harsa. Tugas-tugas medis yang intens membuat mereka berdua sering berinteraksi. Raisa yang luwes dan apa adanya, mencoba untuk lebih dekat dengan Harsa, meskipun dia selalu mendapat respons yang terkesan dingin. Harsa yang selalu terlihat tidak tertarik dengan hubungan sosial pun mulai merasa kebingungan dengan perasaan Raisa yang terus-menerus menggodanya. Meskipun begitu, Harsa tetap menjaga jarak, seolah ada sesuatu yang menghalanginya untuk membuka hati. Harsa mulai merenung. Mengapa dia begitu menahan diri? Mengapa dia begitu sulit untuk percaya bahwa hubungan bisa berjalan baik-baik saja? Apakah ada yang salah dengan hatinya? Harsa mulai berusaha mencari jawaban atas pertanyaannya sendiri, mencoba mendiagnosis perasaan dan ketakutannya akan hubungan dengan orang lain-terutama dengan Raisa, yang terlihat begitu percaya diri. Akankah Harsa akhirnya mampu membuka hati dan mempercayai cinta? #kedokteran

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido