Story cover for AKU BERBEDA by eleugeneee
AKU BERBEDA
  • WpView
    LECTURAS 409
  • WpVote
    Votos 169
  • WpPart
    Partes 7
  • WpView
    LECTURAS 409
  • WpVote
    Votos 169
  • WpPart
    Partes 7
Concluida, Has publicado oct 12, 2023
Bercerita tentang kehidupan seorang anak yang berbeda keyakinan dengan orang tua nya.

Kedua orang tua nya berbeda keyakinan, Ayahnya adalah seorang beragama Yahudi, sedangkan Ibunya adalah seorang Kristen yang taat.

Tak hanya Ayah dan Ibu nya saja, James nanti akan bertemu dengan orang-orang yang berbeda keyakinan juga dengannya.

James tidak memilih diantara kedua orang tua nya, dia lebih memilih mencari keyakinannya sendiri.


"Agama soal keyakinan, bukan warisan orang tua."


Tidak berfokus pada soal keyakinan saja, tetapi bagaimana perjuangan hidup seorang James dalam menyikapi sebuah perbedaan, apalagi nantinya James akan banyak sekali kehilangan orang-orang yang dia cintai.

Akan ada banyak momen sedih dan mengharukan yang akan terjadi pada diri James.

James akan berkelana, berpindah-pindah tempat mencari tempat dimana dia bisa diterima.


Bagaimana yang akan terjadi pada kisah James?
apakah dia akan menemukan apa yang dia cari?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir AKU BERBEDA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#322perbedaan
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
 HAZELA || REVISI!! de sweedzz_
24 partes Concluida
Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Rumah Tanpa Pintu [ON GOING] cover
My Memories || ON GOING [ Hiatus ] cover
LUMEN: Awal Perjalanan Takdir cover
 HAZELA || REVISI!! cover
HARDEST LOVE🙂🥀 cover
𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛 cover
PERBEDAAN cover
Magnificent Journey [COMPLETED] cover
Kembar Berbeda || Haechan [TERBIT] cover

Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]

13 partes Continúa

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."