Gadis tomboy itu MILIKUU

Gadis tomboy itu MILIKUU

  • WpView
    Lecturas 7
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, oct 14, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
🙇🏻‍♀️🙋🏻‍♀️Haii!!! Cerita ini sudah ku pindahkan ke akun @Ponya13 (bisa dilihat dari pengikut di akun ini) 🙇🏻‍♀️🙋🏻‍♀️ ❗❗ tenang aja gak bakalan ku hapus yang dari akun ini atau pun ku un-publish di akun ini❗❗ jika bukan karena wajah ku yang lumayan. Mungkin aku tidak akan mempunyai teman. Tapi aku yakin kalau bukan hanya wajah yang akan dilihat oleh semua orang, yang mereka lihat adalah sikap mereka. Saat sampai suatu ketika, aku tak sengaja bertabrakan dengan gadis yang tak pernah kulihat sebelumnya. Gadis itu begitu manis, dengan rambut nya yang pendek namun terkesan imut. Sungguh imut sekali. Sampai aku sadar dia sedang memanggilku. "Hah? oh maaf. Bisa kau ulangi lagi" ucapku. "Eishh.. maaf karena tak sengaja menabrakmu" ucapnya. "Oh, ya tidak pa-apa!" Ucapku. "Syukurlah dan sampai jumpa lagi" ucapnya sembari pergi.
Todos los derechos reservados
#151
tomboy
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Forever Friends ( End )
  • RAISEN
  • 'QUEEN MAFIA
  • Bentala Dan Cakrawala
  • Bara [REVISI]
  • I'm Yours? [END]
  • 𝐏𝐋𝐀𝐘 𝐆𝐈𝐑𝐋 𝐊𝐀𝐋𝐄𝐀
  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓

Clara minum teh manis hangat yang tadi pagi dia siapkan dalam termos kecil kesayangannya. Menghirupnya secara perlahan untuk merasakan aroma teh melati yang harum berbalur sedikit rasa manis. Karena Clara tidak terlalu suka rasa teh yang terlalu manis. Cukup senyum manisnya Gibran cowok tercintanya saja yang Clara sukai. Pagi ini Gibran belum memberinya kabar , terakhir sore kemarin Gibran mengirim pesan kepada Clara di obrolan pribadi hanya menanyakan Clara ada dimana , apakah sudah sampai dirumah dan sudah makan siang. ----- Clara langsung bangkit dan menempatkan termosnya diatas meja lalu keluar kelas untuk mulai menyambut kedatangan teman-teman kecilnya didepan pintu kelas. "Ibu guru ... aku udah berani sendiri dong." " Liat deh , mamaku anterin aku sampai pintu pagar aja ." kata Sena dengan bangganya. "Oiya ya ... mama Sena cuma anterin sampai pintu pagar." "Alhamdulillah ya Sena berhasil pagi ini." lanjut Clara sambil melangkah maju menyambut Sena dan berjongkok untuk menyamakan posisinya dengan tinggi badan Sena. ----- "Ibu guruuuu.... ada ular !" teriak Sena "Ada ular ... Awas teman-teman hati-hati , kita lapor polisi bu guru ." ucap Raya dengan suara cemprengnya sibuk berteriak-teriak sehingga memancing teman-temannya yang perempuan untuk ikut berteriak-teriak heboh. "Bu guru ... kenapa cacingnya gak dibunuh aja bu." "Kan cacingnya udah gangguin kita tadi." "Iya bu guru ... cacingnya pasti gak mandi sama sikat gigi deh." tambah Hanin dengan suara cemprengnya menimpali ucapan Nilam ----- #Proses revisi per Bab# #Mohon maaf bila tidak nyaman#

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido