Graphic Designer & Pesantren Prince

Graphic Designer & Pesantren Prince

  • WpView
    LECTURAS 232
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, feb 26, 2024
WpInfo
Ficción
Romance
Hai kawan, Assalamu'alaikum. Makasih sebelumnya sudah mampir di cerita ini, entah kenapa tiba tiba pengen nulis cerita ini. Silahkan, saya menerima kritik dan saran, tapi dengan bahasa yang sopan yaa? Maaf jika ada yang membuat anda tidak nyaman. Mau tau sekilas isi cerita ini? Yuk baca dibawah ini🥰 ____________________________________________ Gus Attar merupakan anak ke 2 dari tiga bersaudara dari Kyai Ibrahim dan Umma Zahra, umurnya sekitar 21 tahun. Gus Attar orang yang baik dalam menjaga hatinya, pendangannya, dan lain lain. Tetapi dengan Kiara, ia jatuhkan hatinya pada seorang Graphic Designer itu. Kiara adalah Graphic Designer di Karya Alhena, dimana tempat itu adalah milik Abahnya. Hatinya jatuh pada perempuan itu, karena kejadian kejadian tidak sengaja yang mereka alami, tentu itu adalah takdir Allah swt. Bagaimana perjalanan mereka? Yuk kita menumpang kapal mereka? /////////////////////////////////////////////////////////////// Semoga bermanfaat semua🥰🥰🥰 Story by Qodhomo
Todos los derechos reservados
#85
gusmuda
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 10. Saktah
  • Dia Doaku
  • Untukmu Imamku
  • 𝐌𝐮𝐧𝐚𝐣𝐚𝐭 ✔
  • Untuk Devara
  • Assalamualaikum, Gus ✔ [Terbit]
  • ATHARLA [REVISI]
  • Al Biru? (on going)

"Belajar apa hari ini Gus, dengan anak-anak?" "Tajwid. Anak-anak belajar Bacaan istimewa dalam al quran, bacaan gharib." "Kenapa membaca al quran harus dengan tajwid, Gus?" "Perintah Allah. Agar kita menjaga kemurnian Al quran, melafadzkan sesuai hak-hak hurufnya dan menjaga lisan agar tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan terjerumus perbuatan dosa." jawab seorang pria yang dipanggil Gus. Si Wanita yang bertanya tadi tersenyum simpul. "Sepertinya Gus, Perjalanan kisah kita akan serupa dengan salah satu makna bacaan gharib. Yaitu saktah. agar kita sama-sama menjaga kemurnian hati, menjaga hak-hak pribadi kita dan agar kita terhindar dari perbuatan dosa." Pria itu terdiam mencerna ucapan wanita yang duduk di seberangnya. "Saktah?" tanyanya dan Sang Wanita mengangguk. "Iya. Saktah. Aku yakin Gus lebih paham makna saktah. Kita perlu memberi jeda, berhenti sejenak, menekan ego kita sambil memikirkan apakah kita ini benar-benar yang terbaik untuk satu sama lain, setelah itu kembali kita teruskan." jelas Si wanita dan langsung beranjak dari tempat itu. Sang Pria masih duduk sembari menatap kepergian wanita yang pernah ingin dia nikahi. Senyum tipis tercetak di wajahnya, di tengah keramaian kota itu dia bergumam sendiri, "Kamu lupa, jika menemui tanda saktah, bukan hanya harus memberi jeda tapi juga harus menahan napas. Aku belum tau seberapa lama kemampuan manusia bisa menahan napas. Doaku, kamu segera kembali atau aku akan kehabisan napas karena terlalu lama mengamalkan saktah.".

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido