REGRETS

REGRETS

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 21, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"I'm sorry, gue udah janji buat gak jatuh cinta sama lo, tapi gue mau mengakui perasaan gue sebelum semuanya terlambat. Vanadya Lacerta, I love you so much more than anything in the world." - Andrian Farrel Samudra
All Rights Reserved
#8
regrets
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  •  BUNNY • JJK  [COMPLETE]
  • First Feeling (The Little Lady and The Crazy Man) ✔
  • Perfect Assistant
  • HOPE
  • Please Back | v.k
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]

Hingga Tak Ada Lagi Luka Jungkook tumbuh dengan luka-luka yang tak terlihat-bukan hanya di kulitnya, tapi jauh lebih dalam, menyesakkan hingga ke relung jiwanya. Senyumnya terlalu lebar untuk menjadi nyata, tawanya terdengar seperti pelarian. Ia menyimpan rahasia yang tak seorang pun tahu, seakan dunia ini terlalu kejam untuk memberinya ruang bernapas. Taehyung tidak pernah berniat ikut campur. Awalnya, ia hanya melihat Jungkook sebagai anak yang keras kepala, penuh misteri, dan sulit didekati. Tapi semakin ia memperhatikan, semakin sulit baginya untuk berpaling. Ada sesuatu di balik mata gelap itu-sesuatu yang berteriak minta pertolongan meski bibirnya selalu mengatakan "Aku baik-baik saja." Ketika kebenaran mulai terungkap, Taehyung dihadapkan pada pilihan: mundur dan membiarkan Jungkook menghadapi semuanya sendiri, atau bertahan, meskipun itu berarti menyeret dirinya ke dalam kegelapan yang lebih dalam dari yang ia bayangkan. Namun, seberapa jauh seseorang bisa bertahan sebelum akhirnya menyerah? Seberapa banyak luka yang bisa mereka tanggung sebelum semuanya runtuh-hingga tak ada lagi yang tersisa? Tapi mereka tahu satu hal: mereka tidak akan membiarkan luka-luka itu menang. Bersama, mereka berjanji akan bertahan. Bukan hanya untuk satu sama lain, tapi juga untuk diri mereka sendiri. Karena kali ini, mereka tidak akan berjalan sendirian. - BROTHERSHIP YE BUKAN BL! Don't copy my story.

More details
WpActionLinkContent Guidelines