The Avendra: The Real Predator (OG)

The Avendra: The Real Predator (OG)

  • WpView
    Membaca 59
  • WpVote
    Vote 8
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Feb 14, 2024
Kekeliruah sentiasa menyelubungi hati nya. Zain Ayumi yang memiliki keistimewaan sejak lahir membuatkan dia berbeza dari orang lain... Hidup nya yang diburu musuh entah datang dari mana, entah kenapa and apa tujuan nya... Semakin lama semakin jelas tekad nya untuk mengubah semuanya.. "the predator is not always the predator, the victim is not always the victim... I will be the victim who hunts the predator" - Zain Ayumi "Setiap jalan yang di pilih pasti ada risiko. Use your brain to think, Ayumi" - Lucas Ethan Semakin banyak persoalan yang perlu di pecahkan... Tambahan pula petunjuk yang ada dalam diari mendiang ibu nya yang mengelirukan. Siapa Hyril and Avendra? Siapa sebenarnya mereka? Dan kenapa kami di buru? "Don't trust anyone before you know them... Don't let your guard down, Ayumi" - Zain Arsen Jangan salah jalan atau semua nya akan musnah. Only the genius one will survive in this game...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#4
puzzle
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Secret Identity : KONTROVERSI [BOOK 4]
  • C | 𝐀𝐲𝐮𝐧𝐢𝐧𝐚
  • Sweet Vendetta [Published]
  • Broken Home: Grey Eyes
  • RAHSIA HATI
  • IDENTITI : MALAM BULAN BERDARAH
  • Cinta Tak Setaraf [ C ]
  • Bahagia Tak Sempurna ©️

"Eh Imani, ni awak kan dalam gambar ni?" Hidup Imani menjadi huru - hara apabila namanya mula kembali hangat diperkatakan di seluruh Bandar Putra. Semuanya gara - gara gosip terhangat yang melibatkan dirinya serta seorang lelaki yang istimewa baginya. "Pakai tudung, tapi perangai macam ni! Baik tak payah pakai! Buat malu orang lain je!" "Ingatkan berubah pakai tudung, perangai berubah sekali. Tapi sama saja!" "Dah berubah dari yang dulu, tapi perangai jadi makin teruk!" Gambar - gambarnya yang dulu mula tersebar kembali. Namun Imnai masih berdiri teguh walaupun pelbagai kata - kata dilemparkan kepadanya. Kerana dia tahu, dia masih ada insan - insan yang masih bersamanya. Sehinggalah suatu perkara berlaku, membuatkan Imani mula gugup. "Kau sebenarnya saja nak bodohkan aku, kan? Mesti kau ketawakan aku, tengok aku diperbodohkan dengan kau?" "Aku tak pernah fikir nak bodohkan-" "JANGAN MENIPU, IMANI!" "Aku...aku tak menipu, Arif..." Rakan - rakannya mulai menjauhi, hubungan mulai retak. Kali ini, bagaimana mereka akan menyelesaikan perselisihan mereka dalam masa yang sama, menangkap seorang musuh yang sedang menyerang Bandar Putra dengan hati yang riang?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan