James yang sedang melewati quarter-life crisis harus menerima kenyataan bahwa hidupnya tak seindah orang lain. Di usianya yang tiga puluhan, ia harus menemui kembali masa lalu indah yang selama ini telah terkubur dalam-dalam.
Apakah James akan mencoba mengembalikan kebahagiaan cinta pertamanya ataukah ia bertahan dengan kehidupannya saat ini?
kematiannya menjadi luka yang sangat menyakitkan bagi orang yang ia tinggalkan.
Kehidupan mereka sebelumnya, sepertinya masih enggan untuk membuat semesta percaya akan cinta mereka.
Lalu bagaimana dengan kehidupan ini?
apakah semesta sudah mempercayainya?