In Memoriam

In Memoriam

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 20, 2025
Karina lulusan DKV yang tak kunjung mendapatkan pekerjaan, akhirnya memutuskan melamar pekerjaan di sebuah krematorium. Setelah tes menggambar di area parkir krematorium, Karina diterima sebagai desainer grafis. Namun Karina tidak pernah menyangka kalau job desk yang akan ia kerjakan sangat di luar nalar. Terus, bagaimana Karina bisa beradaptasi dengan pekerjaannya dan bisa menikmati gaji? Pekerjaannya di luar nalar semua!
All Rights Reserved
#257
teror
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jangan Jatuh Cinta Padaku (OnGoing)
  • Tetap Harus Bekerja Meski Terjebak Dalam Cerita Horor
  • LITTLE GIRL
  • Reinkarnasi Bayi: Sistem Imut
  • PianoQuarium(END)
  • Selir [TAMAT]
  • Jangan Pergi!
  • Steadfast flowers
  • TRANSMIGRASI QUEENZILLA ( On Going )
  • Her Name Is Karina

Kirana hanyalah seorang gadis biasa yang hidupnya terlihat damai: kerja kantoran, nongkrong bareng sahabatnya Alya, dan kadang-kadang ditemani oleh Raka, teman dekat yang diam-diam menyimpan rasa padanya. Tapi semua itu berubah ketika dia bertemu Revan - seorang pria asing, dingin, misterius, yang terus-menerus muncul di momen-momen tak terduga dalam hidup Kirana. Saat Kirana menggali lebih dalam, dia menemukan bahwa dirinya bukan hanya korban atau pion kecil. Dia adalah kunci utama dari seluruh permainan ini - sebuah permainan yang melibatkan konspirasi keluarga, jaringan rahasia, dan ancaman yang jauh lebih besar dari yang pernah dia bayangkan. Akhirnya, Kirana berdiri di persimpangan: Haruskah dia memilih cinta, meskipun itu berarti mengkhianati darahnya sendiri? Haruskah dia berdiri melawan keluarganya demi kebenaran? Atau... apakah semua ini hanya permainan yang lebih besar, dan Kirana hanya baru masuk di level pertama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines