Satu Satunya

Satu Satunya

  • WpView
    Reads 54
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 10, 2025
Claire hidup di dua dunia: sorotan kamera yang selalu menuntut kesempurnaan, dan kesunyian batin yang nggak pernah benar-benar bisa dia isi. Di depan publik, dia cantik, elegan, terlihat kuat. Tapi di balik itu, ada hati yang terus nunggu-seseorang yang bisa bikin dia berhenti merasa sendirian. Leo, pacarnya yang sibuk dan terlalu baik, mulai terasa jauh. Aira, sahabat Leo yang terlalu sering muncul, terlalu nyaman, terlalu banyak tahu. Lalu datang Alga-cowok urakan dengan jeans robek dan mulut seenaknya, yang muncul di saat Claire bahkan nggak pengen ditemui siapa-siapa. Tapi justru dari situ, semuanya mulai berubah. Di balik drama, cinta, dan pengkhianatan, ini cerita tentang perempuan yang mulai belajar berdiri sendiri, bahkan saat semua orang sibuk menjatuhkannya.
All Rights Reserved
#887
sadgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • the last of the twelve sisters
  • Takdir yang Menyatu
  • REBEL HEART "The Beginning Of Rhythm"
  • TEPI EMOSI (End)
  • The Chaos After You [ COMPLETE ]
  • Effort ( COMPLETED )
  • Strawberry
  • Effort 2 [ Completed ]
  • Dekap Dendam, Rengkuh Lara

Sinopsis: Di sebuah Lembaga terpencil yang menyamar sebagai panti asuhan, Eugenia dan sebelas gadis yatim piatu lainnya hidup dalam neraka kekerasan dan pelecehan di bawah tangan para pengurus yang kejam. Setelah menyaksikan kematian tragis teman-teman mereka akibat hukuman brutal dan kelalaian, Eugenia dan Rebecca, seorang gadis yang lebih tua dengan jiwa kepemimpinan, merencanakan pelarian. Pada malam festival musik di kota terdekat, ketika keamanan Lembaga melonggar, dua belas gadis itu mencoba kabur melalui lubang yang mereka gali di bawah tembok. Namun, pelarian mereka segera diketahui, dan pengejaran sengit pun terjadi di pegunungan. Dalam upaya melarikan diri, kelompok mereka terpecah. Rebecca, dengan naluri melindungi Eugenia, mengorbankan dirinya dengan menjadi umpan agar Eugenia bisa lolos dari kejaran para penjaga. Eugenia berhasil melarikan diri, hidup dalam kesendirian dan dihantui oleh trauma serta rasa bersalah karena meninggalkan teman-temannya. Bertahun-tahun berlalu, Eugenia berusaha membangun kehidupan baru sebagai Elisa sambil menyimpan kenangan pahit tentang Lembaga dan pengorbanan Rebecca. Namun, ia selalu bertanya-tanya tentang nasib teman-temannya yang tertangkap kembali. Takdir membawanya pada penemuan mengerikan: teman-temannya, termasuk kemungkinan Rebecca, tidak selamat. Mereka ditangkap kembali oleh pihak fasilitas dan dijual ke berbagai tempat untuk dieksploitasi. Kebenaran yang menyakitkan ini membangkitkan amarah dan tekad dalam diri Eugenia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines