Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
HTS
  • WpView
    Membaca 7
  • WpVote
    Vote 2
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Okt 28, 2023
WpInfo
Fiksi
Romansa
Saat menulis kisah ini, cuma satu pintaku. Segeralah kisah ini selesai sebab aku berharap agar semua bayanganmu hilang dari pikiranku. Jaya Syaputra, samaran untuk namamu yang ku tuliskan di kisah ini. Seseorang yang Tuhan pertemuan dalam kisah hidupku. Tak pernah terbayangkan skenario yang Tuhan takdirnya untuk kisahku. Aku, seorang introvert yang sulit berbaur dengan orang baru. Hanya bisa menceritakan semua yang aku rasakan dalam tulisan. Semoga cerita ini tersampaikan padamu, meski begitu kecil peluangnya. Tapi lebih baik lagi, hanya aku, Tuhan, dan kalian, pembaca yang tau. Dari aku, untukmu.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Perihal Sandwich(End)
  • REMINISCENCE
  • My Life, My Destiny
  • YATRAGATA (ON GOING)
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • If You ✔️
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • KOMPLEK PERMATA | Renjun Harem ft. JiChen
  • Lee Cute Jeno: Shorts 2
  • Shorts: Lee Cute Jeno [Selesai]

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan