Singgah Untuk Sungguh

Singgah Untuk Sungguh

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 5, 2023
Merasa trauma karena selalu patah hati dan dikecewakan dalam hubungan percintaan, Limar malah dipertemukan oleh Abrisam. Seorang laki-laki tampan, manis, ramah, murah senyum dan tentunya selalu mengusik kehidupan Limar yang mencoba untuk menenangkan hati. Sosok Abrisam yang friendly membuat Limar kembali ragu. Namun, Abrisam terus berusaha meyakinkan pada Limar bahwa ia benar-benar tulus dan terus mencoba meluluhkan hati gadis cantik itu. **** "Kok cuma kopi, hati nya gak sekalian nih?" "Kamu datang hanya untuk singgah, jadi sudah sepantasnya jika aku menawarkan kopi bukan hati." "No. Kamu salah. Aku datang untuk sungguh. Harusnya kamu menawarkan hati yang utuh bukan kopi yang siap diseduh." **** "Kenapa gak pulang ke rumah kamu sendiri?" "Karena kamu adalah rumah tempat ku pulang, istana tempat hatiku bertahta dan kamulah ratunya. Lalu harus kemana lagi aku pergi kalau kamulah tujuan ku saat ini." **** Ada yang penasaran dengan kisah Limar dan Abrisam? Yuk add ke library kalian ya. Happy reading guys :) Cover by SC Google
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • RIRI NATARI [END]
  • Seperempat Aku dalam Dunianya
  • Amor Almira
  • AIRen
  • Gue, Matcha dan si Mantan Stalker
  • My Barista Boy(Friend)

Ketika lelaki yang ia cintai menolak pernyataan cintanya, Caca bertekad untuk menaklukkan hati lelaki itu. Lagipula, sebelum janur kuning melengkung, kesempatan cinta masih ada meskipun Edgar sudah memiliki kekasih. * * Caca, seorang cewek kelas XII SMA, diam-diam telah jatuh hati kepada sosok Edgar, barista sekaligus pemilik cafe tempat ia dan teman-temannya sering nongkrong. Meski ia tahu bahwa Edgar sudah memiliki Alisa di sisinya, Caca bersikeras untuk mendapatkan hati cowok itu. Awalnya Edgar hanya menganggap Caca sebagai adik dan pengunjung cafe namun dengan berjalannya waktu, ia mulai merasakan ada sesuatu dalam diri gadis itu yang menarik perhatiannya. Dan ketika Caca akhirnya memutuskan untuk move on, justru Edgarlah yang tidak rela dan mulai merindukan gadis yang bersikap seperti bocah dan selalu tidak mau kalah itu. Apakah ini berarti cinta Caca tidak bertepuk sebelah tangan? Lalu apa yang akan terjadi jika Alisa menyadari sikap pacarnya yang mulai berubah itu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines