TULIPS AND REGRETS

TULIPS AND REGRETS

  • WpView
    GELESEN 913
  • WpVote
    Stimmen 670
  • WpPart
    Teile 7
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Jan. 3, 2024
Tentang Nika, gadis cantik yang berbeda, yakni ia istimewa dengan keterbatasan Tuna rungu wicara. Dunia yang ia tempati tidak ada suara. dan seorang Pemuda tampan yang hadir di hidup Nika dan membuat perubahan besar bagi hidup Nika. Namun, ia harus menerima penolakan, bukan hanya dari Nika, tapi juga penokakan dunia terhadapnya. Lantas bagaimana Nika hidup tanpanya? dan bagaimana perasaan seorang laki-laki harus menerima banyak penolakan cinta dari wanita yang begitu ia cintainya? #1 Regrets 15-01-2024 #2 Bahasa Isyarat 15-01-2024 #3 Tulips 15-01-2024
Alle Rechte vorbehalten
#64
sagara
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Empty | 00L NCT Dream
  • It's Always Been You✔️
  • LOVE for the MAKNAE 2
  • Senja || Huang Renjun
  • GRANDSON'S EYANG MUHSIN [ NCT DREAM] End
  • Sembagi Arutala
  • Mt. Haruna
  • MATURIBILITY [COMPLETED]
  • Garis Waktu [On Going]

Di panti asuhan adalah hal yang bahagia untuk mereka. Byan yang tidak tau keberadaan kedua orang tuanya dan hanya di nafkahi oleh kakek dan neneknya yang sedang mengurus perusahaan di luar kota bahkan luar negeri, Arlen yang jarang bisa merasakan kehangatannya sebuah keluarga dan hanya bisa merasakannya saat runtuh atau berhasil, Galih yang merupakan anak dari ibu dan bapak dari panti asuhan dan merupakan anak tunggal, dan yang terakhir adalah Juna yang tidak tau arti kehangatan keluarga sebenarnya itu apa. Punya banyak teman, punya adik-adik asuh, juga bertemu dengan banyak orang tua yang terpaksa menitipkan anaknya ke panti untuk urusan di luar kota bahkan ada yang sampai di luar negara. Bagi Byan, bertemu dengan teman-temannya adalah keberkahan sesungguhnya. Kalau ada yang mau merawatnya pun, dia tak butuh. yang di butuhkan adalah tiga sahabat nya. Mereka sudah saling bergantung satu sama lain. Bahkan kalau bisa, Byan menyerahkan hidupnya demi kebahagiaan sahabatnya. "Sahabat gue harus tau rasanya kebahagiaan." -Byan "Kita itu satu. Kita tetap kita. Empat tetap empat. Ga kurang, ga lebih." -Arlen "Yang gue butuh itu kalian. Gue butuhnya kalian. Selain kalian, ga ada lagi!" -Galih "Dari kecil bareng, sedih bareng, main bareng, nangis pun bareng. Makan aja kadang bareng. Kalau mati? gue sendiri aja. Lo semua bahagia aja dulu, ya?" -Juna [100% FICTION] [Friendship] [Harsh words]

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien