ALLARD

ALLARD

  • WpView
    Reads 164
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing1h 13m
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 17, 2024
"Nikah sama gue atau 'Nyokap' lo yang gue ambil?" ******* "Lo ga usah khawatir, gue bakal pergi lagi tanpa sepengetahuan lo." Seara Niels, gadis itu mengangkat wajahya dan menatap Pria di hadapannya dengan kening berkerut. Seakan tidak mengerti akan sikap Pria itu saat ini. "Tanpa sepengetahuan aku? Seperti maling maksud kamu? Pengecut!" Allard Altair Rigel, Pria itu tersenyum sambil terus menatap gadis bertubuh mungil di hadapannya, "kalau lo suka, lo bisa panggil gue 'pengecut'. Gue rasa panggilan itu lebih baik di banding 'penjahat kelamin mesum' hmm?" Seara menggigit bibir bawahnya menahan malu, gadis cantik itu berusaha untuk tidak terlihat takut, walaupun kenyataannya Allard tahu kalau gadis di hadapannya sedang menahan takut yang luar biasa, terlihat dari tubuh mungilnya yang sedikit gemetar. "Selain pengecut kamu juga seorang penjahat kelamin mesum yang suka seenaknya menyentuh tubuhku!! Dan itu menjijikan!!" Allard hanya diam sambil terus menatap tajam, mendengar kata-kata ketus dari bibir Seara. "Dan... dan semalam kamu... menyelinap masuk ke dalam kamar, kan?" Tanya Seara ragu, walaupun pertanyaan itu sulit untuk di utarakan, tapi ia mencoba bertanya daripada rasa penasaran ini menyiksanya. "Lo ada bukti?" Suara Allard terdengar seperti bisikan, dan kembali mendekati tubuh mungil itu. "Aku tahu! Dan baru sadar kamu mungkin ada di kamar semalam! Dasar pengecut." Bela Seara yang entah darimana ia mendapat keberanian seperti ini. " Oh ya? Kenapa lo ga berfikir kalau itu cuma imajinasi lo aja? Mungkin karena lo terlalu kangen sama suami lo?" Suara itu semakin mendekat. Seara mundur satu langkah menjauhi Allard sebelum mengutarakan lagi rasa kesalnya. "Dasar gila!! Kamu kira aku kangen kamu? Salah! Aku bahkan tidak mengharapkan kehadiran kamu!" Allard tersenyum sambil terus menahan diri agar tidak mencium kasar bibir gadis itu, saking kesalnya ia saat ini. "Oke. Kalau begitu lo dalam keadaan sadar waktu gue cium bibir lo semalam?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Starlight Between Us (杳杳星光) [END]
  • BUBAR JALAN
  • BANDOENG DIKALA MALAM [ON GOING]
  • Tania
  • Jadian  Yuuk
  • Viana Dan Kevin💕
  • Reninkarnasi ketubuh gadis malang
  • the two world

Song Xun, murid pindahan yang dingin dan penuh pesona, langsung jadi pusat perhatian di SMA Beicheng No.1. Sementara itu, Shen Rujing yang pendiam dan nggak menonjol malah ditunjuk jadi teman sebangkunya. Saat teman Song Xun penasaran dan tanya, "Katanya teman sebangku kamu cantik, ya?" Song Xun jawab datar, "Gak inget." Tapi di malam hujan yang sepi, di lorong gelap dan sempit, cowok yang selalu tenang itu akhirnya panik, "Bisa nggak kita jangan putus?" Bertahun-tahun kemudian, mereka ketemu lagi... di acara reality show cinta. Song Xun kini jadi selebriti papan atas, sedangkan Shen Rujing cuma peserta biasa. Nggak ada yang tahu mereka pernah saling mencintai. Saat ditanya soal cinta pertama, Song Xun jawab santai, "Udah lupa." Empat kata itu cukup bikin hati Rujing sakit. Tapi dia tetap tersenyum, pura-pura biasa aja. Teman-teman yakin Song Xun nggak akan peduli lagi. Tapi ternyata, dia mulai berubah, jarang nongkrong, jarang promosi. Sampai akhirnya, temannya datang ke rumah dan malah lihat dia bukain pintu sambil bilang ke dalam, "Sayang, tunggu sebentar ya." Dan temannya cuma bisa bengong, "Shen... Shen...?" "Shen apaan," kata Song Xun, "panggil dia kakak ipar." Dalam cahaya bintang yang redup, cewek itu akhirnya bisa mencintai bintang miliknya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines