Babak Belur

Babak Belur

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 27, 2024
Cerita ini mengandung banyak kekerasan. Disarankan untuk membaca dengan cermat dan tanggap. Siapkan tisu dan juga cemilan untuk menemani air mata kalian. •°•💐•°• Ashelya Yuko Pramesti, anak bungsu yang jauh dari kata sempurna. Persetan bahwa anak bungsu adalah anak yang paling disayangi. Nyatanya Ashel mati-matian mencari letak indah agar bisa hidup lebih lama. •°•💐•°• "Mah, Pah Ashel dapat nilai seratus. Jangan pukul Ashel lagi, ya?" ujar Asel kecil sembari menunjukkan lembar ulangannya dengan getir. •°•💐•°• "Ampun Pah! Jangan cambuk punggung Ashel. Luka kemarin belum kering. Papah boleh pukul kaki Ashel!" Tangis Ashel pecah memohon pada Jagat yang sudah bersiap dengan sabuk berbahan kulit di tangannya. •°•💐•°• "Tolong...huh...tolong A-s-shel, mah. Huh... A-s-shel... gak...huh...kuat...nafas." Wajah membiru itu terus merintih dengan Nafas terengah-engah. Kepalanya basah setelah diceburkan beberapa kali kedalam bed tub penuh air oleh Rinda. •°•💐•°• "K-kak. T-to-long Ashel. A-s-shel, t-ta-takut ma-t-ti...." Sambungan telfon itu mati. Entah apa yang terjadi di sebrang sana. Davis juga tak mendengar jelas pesan sang adik. Dari banyak semoga. Semoga cerita ini tamat dengan selamat.
All Rights Reserved
#388
kekerasan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TRUE LOVE DESTINY [END]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Albel
  • About feelings   (selesai)
  • DEAR US (SELESAI)
  • ALETA
  • DIA PERGI?!
  • Cold Prince
  • Karena Kamu Rumahnya

"Karena kamu, Ayyaza ... adalah takdir terbaik yang pernah aku temui."

More details
WpActionLinkContent Guidelines