Aksa dan Bapa

Aksa dan Bapa

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 19, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Aksa. Seorang anak yang sangat menyayangi sang ibu melebihi apapun yang ada di dunia, melebihi lautan-lautan yang menyembunyikan palung paling dalam. melebihi angin yang terbentang tanpa permisi terhadap segala jiwa yang dia kehendaki. Dan melebihi bangunan-bangunan yang disusun paling tinggi di kota itu. Itulah Aksa. Dan dia berumur 15 tahun. Saat ibu meninggalkan Aksa. Sendiri. Bersama Bapa yang sudah 4 bulan ini tidak pernah dia temui. Ada rasa kesal dan marah saat pertamakali Bapa mulai memasuki rumah sederhana bertingkat dua itu tanpa permisi. dan duduk bersebelahan dengannya tanpa berbicara apapun. 4 bulan bukan waktu yang sebentar saat Bapa memutus ikatan dengan ibu yang saat itu sudah sakit-sakitan. dan 4 bulan bukanlah waktu yang sebentar saat pertama kali ucapan perceraian dia layangkan kedepan muka ibu. Benci? pasti. Tapi bagaimanapun seperti apa kata orang. Dia itu tetap bapamu Sa.
All Rights Reserved
#220
bengkel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • 𝐀𝐱𝐬𝐚 𝐀𝐫𝐢𝐧𝐝𝐫𝐚 [𝚃𝚛𝚊𝚗𝚜𝚖𝚒𝚐𝚛𝚊𝚜𝚒]
  • AKSARA [✔]
  • JAM 3 SORE
  • Qalbu {Terbit}
  • Efemeral
  • ASA (Lengkap/TERBIT)
  • welcome to the month march
  • DIFFERENT TWINS [ END ]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines