Story cover for Aksa dan Bapa by NaylaWulan6
Aksa dan Bapa
  • WpView
    LECTURES 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
  • WpView
    LECTURES 19
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 2
En cours d'écriture, Publié initialement oct. 19, 2023
Aksa. Seorang anak yang sangat menyayangi sang ibu melebihi apapun yang ada di dunia, melebihi lautan-lautan yang menyembunyikan palung paling dalam. melebihi angin yang terbentang tanpa permisi terhadap segala jiwa yang dia kehendaki. Dan melebihi bangunan-bangunan yang disusun paling tinggi di kota itu. Itulah Aksa.

Dan dia berumur 15 tahun. Saat ibu meninggalkan Aksa. Sendiri. Bersama Bapa yang sudah 4 bulan ini tidak pernah dia temui. Ada rasa kesal dan marah saat pertamakali Bapa mulai memasuki rumah sederhana bertingkat dua itu tanpa permisi. dan duduk bersebelahan dengannya tanpa berbicara apapun. 

4 bulan bukan waktu yang sebentar saat Bapa memutus ikatan dengan ibu yang saat itu sudah sakit-sakitan. dan 4 bulan bukanlah waktu yang sebentar saat pertama kali ucapan perceraian dia layangkan kedepan muka ibu. Benci? pasti. Tapi bagaimanapun seperti apa kata orang. Dia itu tetap bapamu Sa.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Aksa dan Bapa à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#43bengkel
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
[✔] AKSARASSA, écrit par lafasyaokta
78 chapitres Terminé
[ TELAH TERBIT | PART MASIH LENGKAP ] "Tuhan memang satu, kita yang tak sama." - A. Darian Aksata "Tolong tanyakan pada Tuhanmu, bolehkah aku yang bukan umat-Nya mencintai hamba-Nya?" - Jasmine Saras Alkaren "Aksa dan Saras hanya ditakdirkan untuk bertemu, bukan untuk bersatu, layaknya Istiqlal dan Katedral yang berdiri berhadapan, namun tak beriringan." - AKSARASSA ❃.✮:▹ ◃:✮.❃ ❃.✮:▹ ◃:✮.❃ ❃.✮:▹ ◃:✮.❃ Saras tak menduga bahwa ia akan terlibat dalam kasus rumit hanya karena menolong seorang lelaki culun tunawicara saat jam pulang sekolah. Saras pikir itu adalah kali terakhir ia melihat lelaki itu, tetapi ternyata tidak. Justru pertemuan pertama itulah yang mengantarkan keduanya pada pertemuan kesekian. Saras benci ketika dirinya tertarik untuk masuk ke dalam dunia penuh misteri milik sang lelaki. Namun, ia tak memungkiri bahwa ada di dalam sana justru lebih menyenangkan daripada di dunianya yang monoton dan penuh kepalsuan. Aksa, lelaki itu berhasil membawa Saras hingga ke puncak kebahagiaan. Derai tawa tak henti dielukan oleh gadis yang selalu memakai bandana merah di lengan kiri seragamnya. Hingga suatu ketika, Aksa tak lagi mampu menciptakan senyum di wajah Saras. Gadis itu dibuat gila akan kepergian Aksa yang tiba-tiba. Akankah mereka bertemu lagi di lain waktu? Atau mungkin pertemuan keduanya hanya sebatas semu? Start: 23/01/21 Finish: 04/07/21 Terbit: 27/11/21 A K S A R A S S A "Ketika Istiqlal mengharapkan Katedral." Copyright © 2021 by Lafasyaokta.
ASA (Lengkap/TERBIT), écrit par Santiirahmaa_
23 chapitres Terminé
Asa menatap sendu sang Mama, perlahan tangannya menggenggam Lita sang Ibunda. "Asa lelah, Ma. Seperti halnya nama Asa, yang berarti harapan. Asa memiliki satu harapan untuk Mama. Asa pengen Mama bangun dari koma, di saat Asa sedang putus asa dan yang lain pergi dari Asa, Asa ingin di peluk Mama, kaya temen-temen yang lain." kata Asa untuk Mama Litania. * "Gak apa-apa kalo Papa gak selalu ada dan gak anggep Asa sebagai anak Papa. Tapi satu hal yang harus Papa tau, kalo Asa sayang... banget sama Papa." jedanya lalu menundukkan kepala menatap sepatunya. "Papa adalah pahlawan terbaik dalam hidup Asa. Bagaimana pun keadaannya, Papa tetap pahlawan terhebat dalam hidup Asa." kata Asa untuk Papa Galang. * ''A-Asa titip salam say-yang un-tuk Ma-ma ... Pa-pa d-dan Ba-Bang Ad-am.'' lirih Asa dengan suara bergetar. Alzan menggeleng kuat mendengar ucapan Asa, ''Kamu bisa sampein langsung semua akan baik-baik aja, kamu jangan bicara dulu ya?'' desak Alzan merasa takut. Asa tersenyum mendegar ucapan Alzan. ''G-Gus Al, to-tolong b-bimbing As-sa.'' lirih Asa pelan dengan suara terputus-putus. Mata Alzan terpejam kuat mendengar permintaan Asa. ''G-Gus ... '' lirih Asa sangat pelan. Alzan membuang napas nya perlahan lalu menguatkan hatinya menatap Asa yang tersenyum dengan darah yang terus mengalir di bagian kepala, wajah dan bagian lainnya. "Ikutin saya, Ya? Ayshadu An-la ilaha illallah ..." "Ayshadu An-la ilaha illallah ... " lirih Asa. "Wa Ayshadu Anna Muhammada Rasulullah." "Wa-Wa Ayshadu An-na Mu-muhammada Rasulul ... lah ..." ucap Asa sangat pelan sebelum akhirnya ia menghembuskan napas terakhirnya.
Aksara Bercerita, écrit par pinkycandyy48
16 chapitres En cours d'écriture
Reivan Artha Aksara atau Aksa, adalah anak bungsu yang lahir tepat di hari kematian ibunya. Sejak hari itu, ia dituduh sebagai pembawa sial. Ayahnya, Aji, tak pernah benar-benar memandangnya sebagai anak. Kakaknya, Andrinna, tumbuh dengan kebencian yang sama. Di dalam rumahnya sendiri, Aksa adalah asing. Namun, Aksa tidak pernah berhenti berharap. Dalam diamnya, ia belajar mencintai mereka yang membencinya. Dalam sakitnya, ia tetap berjuang untuk membuat keluarganya utuh kembali. Ia menyimpan penyakit ginjal yang dideritanya sejak remaja, menyembunyikan tangisnya dalam surat-surat dan halaman diary, sambil terus belajar menjadi kuat. Hidup membawanya ke Belanda sebagai siswa pertukaran pelajar-jauh dari rumah, jauh dari luka, tetapi dekat dengan cahaya baru. Di negeri asing itu, Aksa menemukan arti keluarga melalui teman-temannya, tawa yang jujur, dan cinta yang tulus. Namun takdir memiliki jalan lain. Penyakitnya kembali menyerang, dan di tengah perjuangan hidup dan mati, rahasia-rahasia masa lalu pun terungkap sang guru les yang selama ini membantunya ternyata adalah simpanan sang ayah. Semua luka yang tak pernah sembuh akhirnya berdarah kembali. Di saat-saat terakhir, Aksa memilih untuk memaafkan. Ia memberi pesan damai kepada semua yang menyakitinya, bahkan kepada ayah dan ibu tirinya. Ia ingin keluarganya tetap bersama, meski tanpa dirinya. Dan dengan senyum yang tulus, Aksa pergi... membawa semua luka, namun meninggalkan cinta. "Aku tak hidup lama, tapi aku hidup dengan sungguh-sungguh."
DANADYAKSA, écrit par KumbangPolkadot
70 chapitres Terminé
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
[✔] AKSARASSA cover
AKSARA [✔] cover
ASA (Lengkap/TERBIT) cover
KIARA [END] cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Efemeral  cover
Aksara Bercerita cover
DANADYAKSA cover
Qalbu {Terbit} cover
Jodohku cover

[✔] AKSARASSA

78 chapitres Terminé

[ TELAH TERBIT | PART MASIH LENGKAP ] "Tuhan memang satu, kita yang tak sama." - A. Darian Aksata "Tolong tanyakan pada Tuhanmu, bolehkah aku yang bukan umat-Nya mencintai hamba-Nya?" - Jasmine Saras Alkaren "Aksa dan Saras hanya ditakdirkan untuk bertemu, bukan untuk bersatu, layaknya Istiqlal dan Katedral yang berdiri berhadapan, namun tak beriringan." - AKSARASSA ❃.✮:▹ ◃:✮.❃ ❃.✮:▹ ◃:✮.❃ ❃.✮:▹ ◃:✮.❃ Saras tak menduga bahwa ia akan terlibat dalam kasus rumit hanya karena menolong seorang lelaki culun tunawicara saat jam pulang sekolah. Saras pikir itu adalah kali terakhir ia melihat lelaki itu, tetapi ternyata tidak. Justru pertemuan pertama itulah yang mengantarkan keduanya pada pertemuan kesekian. Saras benci ketika dirinya tertarik untuk masuk ke dalam dunia penuh misteri milik sang lelaki. Namun, ia tak memungkiri bahwa ada di dalam sana justru lebih menyenangkan daripada di dunianya yang monoton dan penuh kepalsuan. Aksa, lelaki itu berhasil membawa Saras hingga ke puncak kebahagiaan. Derai tawa tak henti dielukan oleh gadis yang selalu memakai bandana merah di lengan kiri seragamnya. Hingga suatu ketika, Aksa tak lagi mampu menciptakan senyum di wajah Saras. Gadis itu dibuat gila akan kepergian Aksa yang tiba-tiba. Akankah mereka bertemu lagi di lain waktu? Atau mungkin pertemuan keduanya hanya sebatas semu? Start: 23/01/21 Finish: 04/07/21 Terbit: 27/11/21 A K S A R A S S A "Ketika Istiqlal mengharapkan Katedral." Copyright © 2021 by Lafasyaokta.