Story cover for MELALUI KAMU by bebiesbluee
MELALUI KAMU
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Oct 21, 2023
Bagaimana rasanya hidup bersama tiga pria tampan? Kau sangat beruntung, sungguh membuat iri. Hidup dengan keindahan itu, sungguh suatu keistimewaan.

Bagaimana kau bisa tinggal bersama mereka? Apa kau sudah mengacaukannya? 
Bisakah kau memberi aku nomor teleponnya?

Itu hanya sedikit dari apa yang harus aku hadapi sejak anak-anak Hidalgo tumbuh besar dan menjadi mimpi basah setiap gadis di sekitar sini. Artemis, Ares dan Apollo Hidalgo bertanggung jawab atas banyak desahan gadis-gadis di jalanan dan dengan siapa aku dibesarkan meskipun kami bukan keluarga. Banyak orang mengira aku beruntung, tapi mereka salah menilai hidupku, mereka tidak tahu kisahku, tidak semuanya indah dalam kehidupan gadis sepertiku.

Tidak ada yang begitu mudah dan sederhana dalam kehidupan orang sepertiku.
All Rights Reserved
Sign up to add MELALUI KAMU to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Miss You Love by Bimadiaz
6 parts Complete Mature
"Aku sudah pernah katakan, aku siap dengan cobaan dan hantaman yang akan menerpaku. Aku lelah bersembunyi terus. Tidak ada satu orang pun yang ingin masuk dalam lingkaran masalah yang berat. Aku tidak bisa berdiam diri, tidak punya pilihan karena hanya inilah pilihan itu. Aku siap menghadapi, dengan atau tanpa bantuan siapa pun." Sang wanita berlari dan terus berlari. Kehidupan sudah memporak porandakan kemewahan dan kesenangan yang selama ini dicecapnya. Ia sadar semua sudah hilang, harapannya hanya satu, berusaha menemukan cinta yang tulus untuknya. Kekejaman sang paman dan mantan ibu tiri, membawanya pada tiga pria yang ternyata menyayangi dan mencintainya sedari kecil. Ikatan cinta masa kecil yang tidak akan pernah terlupakan. ===== Adrien, mantan suami yang terus menyayangi sang wanita. "Aku tahu kamu akan datang untukku. Aku tahu kamu tidak akan benar-benar meninggalkanku. Hatiku selalu berteriak, aku merindukanmu. Aku tidak ingin kehilanganmu. Aku rindu senyumanmu, aku rindu menghabiskan waktu bersamamu, aku rindu saat kita tertawa bersama-sama. Aku merindukanmu. Zeid, lelaki lembut dengan beribu pesona. "Cukup bagiku untuk mengetahui bahwa perasaanku tidak salah. Aku tidak ingin kehilanganmu lagi, rasa itu membara lagi dan aku berjanji tidak akan menundanya. Kamu adalah satu-satunya milikku. Zein, lelaki arogan dan kasar, susah ditebak apa yang ada dalam pikirannya. "Aku berkorban untukmu, bukan untuk hal yang sia-sia. Aku punya tanggung jawab terhadapmu karena rasa cintaku. Aku tidak perlu menyatakan cinta jika hanya menginginkan tubuhmu karena aku bisa mendapatkannya dengan wanita mana pun. Kamu salah, kamu tidak bisa membayar apa yang telah kukorbankan. Mungkin kamu masih menganggap ini sebagai main-main namun waktu akan membuktikannya."
Only for Villainess (Tamat) by GaluhCahya8
77 parts Complete
Salah satu impianku adalah bisa merasakan nikmatnya menjalani kehidupan makmur; kenyang, tidak perlu memikirkan masalah ekonomi, dan satu-satunya masalah hidup hanya memikirkan "besok mau makan apa?" Nah, jenis kehidupan damai, mapan, dan nyaman seperti itulah yang aku dambakan. Akan tetapi, begitu kematian mendekat dan ajal berhasil memutus napas kehidupan dariku; aku justru menempati raga salah satu tokoh antagonis sampingan dari novel yang sangat aku gemari: Ruby! Tidak masalah andai aku pindah ke tubuh Ruby ketika dia sudah menjadi orang kaya! Namun, .... "Anak tidak berguna!" Begitu mendarat wali asuh Ruby sibuk menghajarku dengan tamparan. Hei, ini bukan jenis transmigrasi yang aku dambakan! Biarkan aku hidup sebagai warga makmur dan tenteram, bukan korban kekerasan dalam rumah tangga! Apa gunanya transmigrasi bila harus bersusah payah dari awal? *** "Jadi, dia putri adikku?" Armand, kakak dari mendiang ayah kandung Ruby, membawaku pindah dari rumah "Tangisan Anak Tiri" menuju kediaman Aveza. "Kenapa dia begitu dekil?" Pearl, anak perempuan Armand, langsung mengataiku sebagai warga kelas bawah. "Barangkali Ayah salah anak." Alex, anak lelaki Armand, menganggapku sebagai sebuah kesalahan. Hei, kenapa aku harus berhadapan dengan pedihnya kehidupan remaja? Tidak bisakah aku menerima kunci emas sebagaimana penerima transmigrasi dunia? Sudah cukup berat hidup di dunia nyata, aku tidak perlu menghadapi dilema remaja kedua kalinya! "Kau keponakan orang sekelas Duke Aveza?" Sislin, tokoh utama pria, ternyata lebih menyebalkan daripada penggambaran novel. "Enyah!" Viren, big villain, menandaiku sebagai sampah masyarakat. Kepada para tokoh utama dan antagonis, tolong biarkan saya hidup damai dan tenteram serta bahagia. Terima kasih.
You may also like
Slide 1 of 7
Caramel Maskiato - END (KaryaKarsa) cover
Their Marriage Agreement (The Wedlock Series #3) cover
Lovely Glacie (Terbit; Penerbit Galaxy) cover
Miss You Love cover
Lily of the Valley cover
POINT OF VIEW [End] cover
Only for Villainess (Tamat) cover

Caramel Maskiato - END (KaryaKarsa)

11 parts Complete Mature

21+! Akan berisi konten explicit terkait s*ks dan kekerasan. Kalau keberatan dengan topik ini, lebih baik nggak usah mampir yaa. Sudah diingatkan! *** Akira: Sebagai anak pertama dan laki-laki satu-satunya, Akira harus selalu jadi yang pertama. Akira harus menjadi contoh. Akira harus sempurna. Sampai Akira sendiri tidak tahu seperti apa dirinya sebenarnya, apa yang dia mau dalam hidup ini. Akira melanjutkan bisnis ayahnya dan mulai menemukan kejanggalan yang dilakukan anak buahnya. Demi memberantas ketidakadilan, Akira berubah jadi seorang ninja yang mengendap-endap di malam hari, memberantas kejahatan. Amel: Bertemu dengan laki-laki itu selalu menjadi momen yang membuat Amel takjub. Tidak menyangka bahwa dirinya sebegitu beruntung. Kenyataannya, sang laki-laki itu pula yang membuatnya terpuruk, jatuh, dan seakan tidak punya kepercayaan diri. Lepas dari laki-laki itu, Amel memulai semuanya dari nol lagi. Termasuk memilih pekerjaan sebagai seorang konsultan yang tampak cantik, seksi, berani, namun dalam dirinya, Amel merasakan kekosongan begitu dalam. Amel dan Akira: keduanya bertemu saat sama-sama tidak mencari sosok lain. Yang mereka cari tanpa mereka sadari adalah apa sebenarnya yang mereka butuhkan dalam hidup mereka. Pertanyaannya, apa mereka berani untuk mengambil resiko?