NOT ME
  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 16, 2026
Tidak ada yang kebetulan ketika dua jiwa yang sama-sama terluka dipertemukan. Ai kirana maheswari dan kaizen Arvion bertemu bukan sebagai dua orang yang utuh, melainkan sebagai dua manusia yang membawa pecahan hidup masing-masing. Luka mereka berbeda, namun rasa perihnya serupa sunyi, pahit, dan terlalu lama dipendam sendirian. Persahabatan tumbuh dari obrolan sederhana, dari tawa yang dipaksakan, dari saling memahami tanpa perlu banyak bertanya. Bersama, mereka belajar bertahan. Ai menemukan kekuatan dalam kehadiran kaizen, sementara kaizen merasa dunia tak lagi sepenuhnya kejam saat Ai ada di sisinya. Dari persahabatan itu pula, cinta perlahan menyusup hangat, menenangkan, namun rapuh. Namun hidup tak selalu memberi ruang untuk sembuh dengan cara yang jujur. Demi bertahan, Ai dan kaizen mulai mengenakan topeng. Mereka menjadi versi diri yang lebih kuat, lebih tegar, lebih "baik-baik saja". Hingga tanpa disadari, langkah mereka semakin jauh dari siapa diri mereka yang sebenarnya. Mereka kuat, tetapi asing terhadap diri sendiri. Mereka bersama, namun perlahan kehilangan "aku". Not Me adalah kisah tentang cinta, persahabatan, dan perjalanan hidup yang pahit tentang bagaimana dua orang bisa saling menyelamatkan, sekaligus tersesat dalam prosesnya,tapi ketika dua orang sama-sama sakit,apakah akan ada kesembuhan??
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • 𝐏𝐄𝐏𝐑𝐎𝐌𝐄𝐍𝐎
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Di Balik senyumanku
  • My Duchess / End
  • Ayesha Transmigration
  • SELEPAS KAU PERGI (COMPLETED)
  • DREAM
  • ANNISA {ON GOING}
  • kiara's dream
  • Membawa Lari Sang Bidadari

𝐊𝐢𝐬𝐚𝐡 𝐬𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝐛𝐞𝐫𝐧𝐚𝐦𝐚 𝐓𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫 * * * Membantu menemukan penyebab dibalik ditemukannya Dewi dalam keadaan mengenaskan membawaku pada sebuah pengalaman panjang. Awalnya semua biasa saja, kami datang mengucapkan bela sungkawa kepada kedua orang tua Dewi, mereka pasti terpukul telah kehilangan putri semata wayangnya. Namun semua berubah saat tanpa sengaja kulihat seorang pria datang dengan keadaan kacau menghampiri jenazah Dewi. Dia tidak menangis, tapi netranya menyiratkan suatu kemarahan, penyesalan, juga ketakutan. Berulang kali bibirnya mengucapkan kata 'maaf' tanpa suara. "Maafin gue. Lo jadi korban dari masalah gue. Maafin gue...Seharusnya gue yang ada di pemakaman ini, bukan lo, ini salah gue. Kenapa lo harus ada disana waktu itu? andai lo gak ada disana semuanya gak bakalan kayak gini. Gue masih bisa liat lo ketawa, gue masih bisa liat lo marah marah karena masuk BK, gue masih bisa liat lo pusing mikirin urusan OSIS sampe ketiduran... gue masih bisa liat lo... bujuk gue buat nikahin elo, padahal lo masih SMA. Tapi, gue janji gue bakal nyari cara supaya kita bisa ketemu...supaya, gue bisa nikahin elo sekarang. Gak peduli lo masih SMA yang penting jaga diri lo baik baik, gue bakal nemuin lo dan kita nikah... Gue janji!" *** "Ceritain ke gue apa yang terjadi sama Dewi malam itu!" "Tolong bawa aku ke dalam dunia itu, kita cari Dewi disana, jiwanya dikirim kesana sama musuh keluargaku. Tolong, kamu pasti cewek yang disebutin ramalan ini." "Lu sakit jiwa ya? Mikir dong, Dewi udah meninggal, dan orang meninggal itu ya perginya ke akhirat. Lo malah ngelantur Dewi dikirim ke dunia lain!" "Aku bukan penghuni dunia ini."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido