Laskara (Based True Story)

Laskara (Based True Story)

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 10, 2024
Laska dan Laskar. Dua orang dengan nama yang hampir sama, namun dengan kepribadian yang berbeda. Laska, dia bagaikan sunset di kala sore hari. Laskar, dia bagaikan bulan di malam hari. Sedangkan Sekara, dia bagaikan langit yang berdiri diatas ke dua hal tersebut. ****** Aku memberikannya sebuah Scrapbook. Untuk hadiah perpisahan yang tidak dia ketahui. 'Sepatu yang bagus akan membawamu ke tempat yang bagus.' Dan kata-kata itu adalah salah satu kalimat yang aku tulis di dalamnya. Aku berharap sepatu yang ku berikan akan membawanya melangkah untuk menemui semua mimpinya itu. 'Kamu tahu? Jika ada orang yang paling bahagia di dunia saat ini, mungkin itu adalah aku.' Reaksinya. 'Kamu mau ngabulin tantangan aku? Gimana kalo kita saling menghilang sampai Film 'Kata' rilis?' Setelah hari itu, aku menghilang. Namun, aku masih mempunyai satu janji padanya. Setidaknya aku masih mempunyai satu alasan itu. Untuk menunggu.
All Rights Reserved
#9
laska
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hopeless
  • Paradise
  • AL AL GANG [Complicated]
  • MPLS
  • Satu Langkah
  • Segitiga [END]
  • Valcano
  • You Are Mine [Terbit]
  • Langit Dara [End]
Hopeless

Repost update rutin setiap Rabu, Jumat dan Minggu di jam 8 malam :"-) :::: Kita adalah kisah happy ending dengan epilog yang menyakitkan. :::: "Sakit." Bukan. Bukan lukanya namun perasaannya. Ia menarik napas panjang, dadanya teramat sesak, bahkan bernapas pun begitu menyakitkan. "Tuhan, tolong dengar, aku mau pulang." Lirihan yang penuh duka keluar begitu saja. Semesta seolah senang melihat senyum di sudut bibir Jeslin bertambah pudar. "Aku hanya penikmat luka yang tidak pernah mengerti cara untuk sembuh." "Terluka lalu lupakan" "Sulit, tapi aku sanggup." "Terima kasih atas semua luka yang tak pernah berujung."

More details
WpActionLinkContent Guidelines