
Entah sejak kapan, rasa ini tumbuh begitu indah namun juga menyakitkan. Persis seperti mawar yang kau berikan hari itu. Mawar yang tak bisa ku sentuh sedikitpun. Rasa yang kau paksakan hanya karna luka yang jauh dibanding lukaku. Tak bisakah sekali saja kau melihat kearahku? Lihatlah diri ini yang tak bisa berhenti melukai dirinya sendiri karna sebuah rasa yang ia sebut cinta. Tetapi tenang saja, luka ini indah karna kau yang menorehnya.Todos los derechos reservados