BINTANG KESEPIAN

BINTANG KESEPIAN

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 22, 2023
Kartikey begitu mencintai Qinara. Mereka saling mencintai dan berniat membangun mahligai rumah tangga bersama. Namun, takdir hidup memisahkan mereka. Qinara malah ditunangkan dengan adiknya Kartikey. Suatu hari, Kartikey mengetahui bahwa Qinara hanya dijadikan istri kedua oleh adiknya. Dia marah dan kecewa hingga akhirnya membuat suatu kesalahan fatal yang membuat dia dibenci keluarganya sendiri. Namun, Kartikey sangat ditunggu oleh Qinara.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dear, Mr. A
  • Harum Bunga, Pahit Dendam.
  • Why We Hurt The Love
  • Kak, Aku Kecewa (Tamat)
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Liku Rasa
  • Mantan Rasa Gebetan (Terbit)
  • Baswara Serayu
  • LAVANYA

Menikahi duda beranak satu? Hal itu sungguh tak pernah terlintas di benak Shayra, tapi itu yang menjadi takdirnya. Dia tak bisa menolak saat takdir tiba-tiba membuatnya menjadi istri Arshan, duda beranak satu yang hobinya marah-marah. Pria itu membenci semua orang, termasuk putrinya yang berusia lima tahun. Ia juga selalu bertingkah menyebalkan di depan Shayra, bahkan dengan sengaja membandingkan Shayra dengan mantan istrinya. Tujuannya satu: agar Shayra menyerah menjadi istrinya dan minta dipulangkan saja. Namun, Arshan salah. Shayra ternyata lebih parah dari dia. Alih-alih merasa kesal, Shayra justru membandingkan balik Arshan dengan Kavi, kekasihnya yang belum dia putuskan. Keadaan pun berbalik dari yang Arshan rencanakan. Bukannya Shayra yang merasa kesal hingga minta dipulangkan, tetapi malah dia yang kena mental. Namun, di sisi lain Arshan juga heran, apa yang membuat Shayra tetap bertahan dengan perlakuan buruknya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines