Hati Dua Hara

Hati Dua Hara

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 22, 2023
kdng2 prsan ini capuraduk suka sama cewek tipi uda punya tanggu jawab di situ hati gak henak nya kadang di ikuti hati yang suka kadang menyakiti hati tanggu jawab kadang di ikuti hati tanggu jawab kadang tidak mengerti apa aku mau ya kadang diliat yang di sukai kadang lupa tanggu jawab aku juga kadang meliat hati yang aku suka kadang cemberut meliat tanggu jawab ke hati yang telah aku sakan jadi pedaping hidup ku kadang iman juga goya dengan ke hadak an begitu jau dari yang tela aku pili sebagai pedaping hidup ku ya mau gimana lagi semasi aku berguna sama orang lain suka atau gak suka terpaksa aku jalanin hidup ku ini gak tau tu gimana lagi anya alla yang tau isi hati ku kadang aku agak bingung tentang hati ini aku nya mau ungkap kan aja hati ini emang aku tela jatu hati ke kamu tapi aku juga sadar aku tela punya tanggunjawab tapi hati ini susah di bolak.balikan ya kadang aku merasa bersala tela terlibat dangan hati mu se andai nya jika hati ini bisa pili satu mukin aku uda ambil tipi hati ini aku bawa pili satu tapi gak mau hati ini rasanya gak iklas enta kenapa aku punya hati begini aku juga gak tau arah yang mana arus aku ikuti maaf kan lah hati ku ini cinta love you
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Akar dan Ranting
  • Before Goodbye
  • kau bukan rumah
  • Qiana
  • AFL[1] -UNVOICED [completed]
  • the other side
  • Ketika Tulisan bercerita?
  • flashback~
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • Love a long

Cinta memang hadir tanpa kita sadari, bahkan tanpa kita inginkan cinta tela menjadi satu bersama aliran darah. Rumit. Aku tidak pernah merasakan hal bodoh semacam ini. Apa aku baru sadar? Bahwa dialah satu-satunya yang selalu ada dalam hidupku? Dan dia satu-satunya yang selama ini aku nantikan. Kalian paham? Satu-satunya dan satu-satunya? Ya, ada dua cinta yang tumbuh dalam hati yang sama. Haruskah aku memilih? Keduanya bukan pilihan. Ada yang bisa membantuku keluar dari sini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines