Antidote [Roleplay]

Antidote [Roleplay]

  • WpView
    Reads 15,742
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 26, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Selamanya aku akan seperti ini. Apa kau yakin akan menghabiskan semua waktu untuk orang sepertiku?" Ketika kau dihadangkan 2 pilihan. Kembali di kehidupanmu yang monoton atau menerima kenyataan yang begitu menyakitkan. Dari sini, [name] belajar tidak semua itu berjalan layaknya sebuah dongeng. 'Antidote' : medicine given as a remedy.
(CC) Attrib. NonComm. ShareAlike
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] When the Stars are Tired
  • Cahaya Dirimu
  • Escapism: Love At 21st Century
  • The Kidnapper
  • Breathe
  • ONE MORE TIME
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • Forbidden (Letkol Teddy)

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

More details
WpActionLinkContent Guidelines