MINION si Preman Imut

MINION si Preman Imut

  • WpView
    GELESEN 16,404
  • WpVote
    Stimmen 274
  • WpPart
    Teile 11
WpMetadataReadErwachseneninhaltAbgeschlossene Geschichte Sa., Dez. 30, 2023
Berawal dari Michelle Niandara Orion atau biasa dipanggil MINION oleh teman se-preman-nya yang nekat menghadang seorang cowok pendiam berseragam rapi untuk dimintai uang secara paksa atau 'malak'. Alih-alih mendapatkan uang yang diinginkan, Michelle justru mendapat hal tak terduga dari cowok didepannya yang dia pikir 'cowok cupu yang misterius' --------------------------------------------- "Serahin duit lo sebelum lo lewatin koridor ini!" Tajam Michelle pada cowok didepannya yang dibalas dengan sebelah alis terangkat dan senyum smirknya. "Kalau gue gak mau?" "Gue bakalan ambil secara paksa dompet lo!" Dengan gerakan cepat si cowok tinggi itu mengukung tubuh mungil Michelle ditembok koridor kelas. "Ambil sendiri dompet gue di saku celana" Mata tajamnya menyorot gadis mungil yang tingginya hanya sebatas dada cowok itu. Dengan ragu Michelle merogoh saku celana cowok itu untuk mengambil dompetnya. Namun, tangan lembut dan terkesan gemetar itu tak sengaja menyentuh sesuatu yang membuat si cowok geram dan menjatuhkan kepalanya dibahu mungil Michelle dan berbisik serak. "Shhh... jangan pegang itu, sayang. Kalau lo gak mau ada yang bangun dan gue pastiin lo gak bakalan baik-baik aja setelahnya" Cup .....
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • ICE GIRL
  • BASTARA DARA (SEASON II)
  • Gadis Bar-bar Dengan Sejuta Pesonanya
  • I Get You
  • Andara(completed)
  • ANGKASADARA 2 [SUDAH TERBIT]
  • Be My Miracle Love [End] ✔
  • Sweet Combat
  • 𝙵𝚄𝙲𝙴𝙺[𝚋𝚘𝚢] ✔
ICE GIRL

[TAMAT] "Minta nomor lo" Dengan berani Alefran meminta nomor perempuan itu, dengan menyodorkan ponselnya ke depan wajah perempuan yang bernama caca itu. Caca hanya menatap Alefran datar, dan lanjut membaca buku yang ada di tangannya dengan earphone yang terpasang di telinganya. "Heh lo budek ya? Minta nomor lo" sekali lagi Alefran di diamkan oleh perempuan itu. Alefran menarik earphone dari telinga caca, seisi kelas pun langsung sepi dan diam memerhatikan dua insan yang sedang sibuk dengan dunia nya sendiri. "Heh lo bisu?" Alefran sudah benar benar pegal karena merasa berbicara dengan patung. "Oke sekali lagi gue ngomong sama lo, kalo lo gak jawab berarti lo beneran bisu. Gue. Mau. Minta. Nomor. Lo!" Caca menatap Alefran datar, dan kembali fokus dengan buku ditanganya. "Gak!" "Loh! Itu bisa ngomong! Gue kira lo bisu" Lagi dan lagi, Alefran tidak di hiraukan oleh perempuan ini. Sepertinya Alefran harus sabar bagaimana mendekati perempuan ini. SEASON DUA SUDAH DI PUBLISH!!! CEK DI AKUN KU YA!!!

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien