Time of Our Life

Time of Our Life

  • WpView
    LECTURES 5,400
  • WpVote
    Votes 409
  • WpPart
    Chapitres 43
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., févr. 8, 2025
Rasa cinta tumbuh karena terbiasa, sebuah pepatah klasik yang memang benar adanya. Namun, siapa sangka rasa cinta itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Rasa cinta itu akan membuat seseorang ingin mengubah takdir hidupnya. Cinta tidak akan pernah hilang meski waktu kembali ke masa lalu. Ini adalah sebuah perjalanan waktu dua manusia untuk merangkai semua rasa yang disebut cinta.
Tous Droits Réservés
#67
shuhua
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Secret Of Marriage
  • Dear Dream | Park Jisung
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • F A T E |NA Jaemin|
  • Fairy Love Confession
  • My First and Last
  • Give Me your key
  • Lima Langkah

Charentia Dirantra tak pernah bermimpi akan menikah di usia dua puluhan karena tekanan tak kasatmata dari keluarganya. Ia bukan dijodohkan, tapi tak diberi pilihan. Di sisi lain, Vincent Marchant, putra sulung dari keluarga terpandang, tersandung skandal besar yang menyeret nama baik keluarganya ke jurang kehancuran. Mereka bertemu bukan karena cinta, apalagi takdir, melainkan karena kebutuhan akan jalan keluar. Sebuah pernikahan yang diatur tanpa paksaan, tapi dipenuhi tekanan. Semua demi menjaga nama, reputasi, dan kedamaian yang rapuh. Namun rumah tangga itu tak membawa kehangatan, yang tumbuh justru jarak dan dingin yang merambat. Tak ada pelukan yang menenangkan, tak ada tawa di meja makan, hanya dua orang asing yang saling menghindar di rumah seluas istana. Dendam dan amarah jadi bahasa sehari-hari mereka. Hingga suatu kejadian tak terduga menyentak keduanya, membuka sisi lain yang tak pernah mereka lihat sebelumnya. Saat rasa benci berubah jadi peduli, saat keheningan mulai diisi percakapan jujur. Dan mereka mulai bertanya-tanya... Apakah cinta bisa tumbuh dari puing-puing pernikahan yang awalnya cuma pura-pura?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu