Time of Our Life

Time of Our Life

  • WpView
    Reads 5,441
  • WpVote
    Votes 409
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 8, 2025
Rasa cinta tumbuh karena terbiasa, sebuah pepatah klasik yang memang benar adanya. Namun, siapa sangka rasa cinta itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa. Rasa cinta itu akan membuat seseorang ingin mengubah takdir hidupnya. Cinta tidak akan pernah hilang meski waktu kembali ke masa lalu. Ini adalah sebuah perjalanan waktu dua manusia untuk merangkai semua rasa yang disebut cinta.
All Rights Reserved
#347
marriagelife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secret Of Marriage
  • College or Confess
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • PERNIKAHAN TANPA CINTA(THE END)
  • Orange Maple » Chenle X You
  • DREAM ✓
  • Bumblebee {Nohyuck} Going To Season 2
  • Lima Langkah

Charentia Dirantra tak pernah bermimpi akan menikah di usia dua puluhan karena tekanan tak kasatmata dari keluarganya. Ia bukan dijodohkan, tapi tak diberi pilihan. Di sisi lain, Vincent Marchant, putra sulung dari keluarga terpandang, tersandung skandal besar yang menyeret nama baik keluarganya ke jurang kehancuran. Mereka bertemu bukan karena cinta, apalagi takdir, melainkan karena kebutuhan akan jalan keluar. Sebuah pernikahan yang diatur tanpa paksaan, tapi dipenuhi tekanan. Semua demi menjaga nama, reputasi, dan kedamaian yang rapuh. Namun rumah tangga itu tak membawa kehangatan, yang tumbuh justru jarak dan dingin yang merambat. Tak ada pelukan yang menenangkan, tak ada tawa di meja makan, hanya dua orang asing yang saling menghindar di rumah seluas istana. Dendam dan amarah jadi bahasa sehari-hari mereka. Hingga suatu kejadian tak terduga menyentak keduanya, membuka sisi lain yang tak pernah mereka lihat sebelumnya. Saat rasa benci berubah jadi peduli, saat keheningan mulai diisi percakapan jujur. Dan mereka mulai bertanya-tanya... Apakah cinta bisa tumbuh dari puing-puing pernikahan yang awalnya cuma pura-pura?

More details
WpActionLinkContent Guidelines