Forbidden Gates

Forbidden Gates

  • WpView
    Reads 4,083
  • WpVote
    Votes 195
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 2, 2016
Percayakah kalian bahwa didalam mimpimu ada kenyataan? Semua kenyataan yang takkan pernah bisa kalian mengerti. Sebuah kenyataan yang kalian anggap mustahil. Aku bahkan tidak percaya bahwa semua yang kuhadapi ini adalah kenyataan. Jika semua mimpi kalian dirangkum dalam sebuah kenyataan yang melebihi akal sehat manusia lalu memilih untuk menjalankannya sebab seluruh pemimpi mendapatkan masalah dalam mimpi mereka. Itu mimpi mereka dan seharusnya itu bukan urusan kita. Tapi bagaimana jika mimpi yang bermasalah dapat menganggu keseimbangan seluruh alam semesta? Bisakah kalian bayangkan itu? Biarkanlah para pemimpi yang tahu. Copyright © 2016 by itsmywonderland
All Rights Reserved
#116
lunar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oddly Coupley (Complete)
  • Lucid Dream -Azmi Ask
  • Merayu Rasa
  • STRANGE DREAMS - Season 2 (END)
  • Mimpi Basah  (COMPLETE)
  • House Of Cards [END]
  • Dimensi Ketiga: Cinta, Bahaya dan Permata
  • Quant (On Going)
  • MASTER || ENHYPEN
  • In A dream (End)

"Daripada gue susah-susah cari calon suami yang oke, mending nikah sama lo aja, Ren. Yuk!" Ucapan Sybil dibalas semburan kopi yang langsung membasahi wajah jelitanya. Sementara itu, Daren yang terkejut tidak bisa bicara apa-apa. Otak sahabat yang sudah dua belas tahun dikenalnya itu, sepertinya memang benar-benar eror. "Lo tau kan kalau gue itu..." ucapan Daren menggantung. "Tau. Makanya gue mending sama lo. Tau sendiri gue nggak ada tendensi buat nikah. Nah... kalau sama lo at least nggak berasa nikah kan. Kayak kita bisa jadi housemate aja. Cuma emang 'terikat' supaya nggak kena grebek." Syibil mengemukakan alasannya begitu lancar. "Tap..." "Lo juga dapat benefit dari ini. Status kita nanti cukup buat jadi tameng di depan keluarga lo juga. Gimana?" Kemampuan persuasi Sybil memang luar biasa. Penawaran darinya terdengar menggiurkan ditelinga Daren. Lelaki itu pun dengan mudah setuju dibuatnya. "Deal."

More details
WpActionLinkContent Guidelines