musim semi yang hilang

musim semi yang hilang

  • WpView
    LECTURAS 1
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, oct 25, 2024
"kamu akan bapak beri nama Radela Harumi atau Radela musim semi kami. karena kamu bagaikan musim semi yang membawa kebahagiaan bagi kami dan semoga suatu saat kamu akan menjadi sumber kebahagiaan orang-orang di sekitar kamu." ucap sang kepala keluarga dan membubuhkan sebuah ciuman di kening bayi yang ada dalam pangkuannya. ***** "maaf maafkan Rumi yang sudah membuat bapak dan ibu malu. Rumi benar-benar minta maaf pak Bu.." Isak tangis Harumi membuat hati kedua orangtuanya sakit. ***** "jika kau tidak memiliki rumah untuk pulang, datanglah kepadaku karena aku yang akan menjadi rumah untukmu." pria itu tersenyum hangat sembari mengulurkan tangannya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Baswara Serayu
  • My Hottest Brother
  • Tua Tengil
  • Don'yokuna sensei (SASUHINA)
  • Twelve Hearts Under One Roof
  • Gairah Candu
  • DUA INSAN

"Loh, ntar-ntar, mama nitipin gue ke abang-abang biar gue bisa dididik sama mereka? Kelakuan mereka kan lebih laknat dari gue." ..... Dituntut agar bisa ini itu saja sudah cukup membuat Alea kesal. Sekarang mamanya berulah lagi dengan menitipkan Alea di rumah keempat abangnya dengan dalih agar Alea menjadi anak yang lebih baik seperti mereka. Lebih baik? Abang pertama punya pacar cowok. Abang kedua suka ngedugem. Abang ketiga ngikutin jejak abang pertama. Abang keempat suka balap liar. Lebih baik dari mananya? ........ Akankah Alea dapat bertahan di rumah sang kakak? Mengingat Alea masih memiliki satu problem, yakninya tetangga rumah yang selalu menempel padanya setiap hari. "Kayaknya gue alergi sama lo deh, setiap lo deketin tangan gue gatel, bawaannya pen gorok." -Alea "Nego dikit boleh? Jangan gorok deh, kerok aja gimana?" -Angkasa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido