Lembayung Senja [Tamat]

Lembayung Senja [Tamat]

  • WpView
    LECTURAS 1,485
  • WpVote
    Votos 377
  • WpPart
    Partes 21
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, feb 10, 2024
Sepertinya perempuan itu sedang merenung diri sembari menikmati cahaya jingga. Warnanya sangat indah sekali. Memancarkan warna khasnya tentu semua orang ingin menikmati nya dengan cara mereka masing-masing. Entah kenapa? Waktu itu ia dihampiri oleh anak kecil dan ditawarkan Tumbler berisi air padanya. Tidak lama dari itu, kemudian disusullah seorang pria menghampirinya. Mungkin itu sang kakaknya yang tengah mencari adik kecil ini.
Todos los derechos reservados
#182
nostalgia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Stumbled Into You
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • The Perfect Pilot [OPEN PO]
  • JINGGANYA SENJA (Lengkap)
  • Hiraeth Airlines
  • Senja
  • Jingga di Ufuk Barat
  • Malu-Malu Mau (FreFlo)
  • Friendzone di Langit

Keputusan Arrisa Andriani Lekha untuk hidup mandiri seharusnya menjadi awal dari lembaran baru yang penuh ketenangan. Namun, semuanya berubah saat ia tanpa sengaja berkenalan dengan tetangga barunya-seorang pilot muda dengan aura dingin dan tatapan tajam, Gion Zevigo Athara. Hari pertama di apartemen barunya, Arrisa sudah harus menanggung malu di hadapan pria itu. Sialnya, seolah takdir gemar mempermainkan dirinya, setiap kali bertemu Gion, pasti ada saja insiden memalukan yang terjadi. Dari tersandung kabel, menjatuhkan belanjaan, hingga hampir terjungkal di tangga-semuanya terjadi di hadapan pria yang kini ia beri label **"cowok ijo neon"** karena sikapnya yang mencolok sekaligus menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, tatapan tajam Gion yang dulu terasa dingin mulai tampak berbeda di mata Arrisa. Kata-kata datarnya yang dulu mengesalkan justru kini terdengar menenangkan. Dan sialnya lagi, ada sesuatu di dalam hatinya yang mulai bergetar setiap kali pria itu berada di dekatnya. Lalu bagaimana jika hati yang dulu penuh kebencian perlahan berubah menjadi debar yang tak bisa ia kendalikan? Mungkinkah benang merah takdir telah mengikat mereka lebih kuat dari yang Arrisa kira?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido