Lembayung Senja [Tamat]

Lembayung Senja [Tamat]

  • WpView
    Reads 1,493
  • WpVote
    Mga Boto 377
  • WpPart
    Mga Parte 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, Feb 10, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Sepertinya perempuan itu sedang merenung diri sembari menikmati cahaya jingga. Warnanya sangat indah sekali. Memancarkan warna khasnya tentu semua orang ingin menikmati nya dengan cara mereka masing-masing. Entah kenapa? Waktu itu ia dihampiri oleh anak kecil dan ditawarkan Tumbler berisi air padanya. Tidak lama dari itu, kemudian disusullah seorang pria menghampirinya. Mungkin itu sang kakaknya yang tengah mencari adik kecil ini.
All Rights Reserved
#13
bandara
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Senja dan Jingga
  • Jingga di Ufuk Barat
  • The Perfect Pilot [OPEN PO]
  • Seindah Senja
  • Stumbled Into You
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Senja Kaylara [ END ]
  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • Bucin Sejak Dini

Senja itu indah, bukan? Dia terlihat menenangkan, damai, namun apa yg kita tahu lebih dari itu? Mungkin saja dia menyimpan emosi, dan kesedihan di dalamnya? Dan jingga, dia tak akan lepas dari senja. Senja dan Jingga yang ditakdirkan harus tetap bersama, saling melengkapi oleh semesta. Tanpa jingga, tidak akan ada yang namanya senja, dan tanpa senja, jingga pun tidak bermakna. Mereka akan sempurna saat bersama. Namun, ini bukanlah tentang senja berwarna jingga yang berada di atas langit sana--mereka hanyalah seorang kakak-adik yang saling melengkapi. Tentang Jingga--sang kakak yang harus menjadi tulang punggung keluarga, jadi ayah serta ibu untuk adiknya, dan harus tetap kuat disaat jiwa dan raganya sudah lelah. Semua itu hanya demi satu orang--adiknya. Senja. Senja terlahir tidak normal seperti anak-anak lainnya. Dia memiliki gangguan spektrum autisme hingga seringkali Jingga merasa cemas saat harus meninggalkan sang adik. Tak ada kerabat yang peduli, bahkan ayahnya pun lepas tangan, ia jarang sekali pulang. Kalaupun ia pulang, hanya untuk menuntut uang pada Jingga--untuk berjudi dan mabuk-mabukan. Di tengah kerasnya kehidupan Di tengah kejamnya dunia Akankah Jingga menemukan cahaya bersama Senja? Ataukah Jingga dan Senja akan tenggelam, hilang ditelan langit yang gelap?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman