We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
"TRANCE"

"TRANCE"

  • WpView
    Reads 90
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 8, 2023
WpInfo
Fiction
Horror
Kisah seorang anak bernama Nina yang selalu menjadi korban makhluk tak kesat mata saat dirinya masih menjadi Santri . Nina selalu mengalamin kerasukan hingga berlanjut sampai dia memutuskan keluar dari Pesantren setelah lama mengalami kejadian mistis tersebut yang membuat dirinya sekarang menjadi sangat sensitif akan hal-hal ghaib jika melintasi kawasan yang memang mempunyai hawa negatif.
All Rights Reserved
#268
hororstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bayangan yang tidak pernah pergi
  • Wasis
  • kesurupan massal [END]
  • Indigo (HIATUS)
  • Santet Pring Sedapur
  • NANTANG URIP
  • Kutukan Tak Bernama
  • Bayang Dibalik Hijab (Ending)
  • KUTUKAN (SUDAH TERBIT)
  • wisma sugih (End)

Dika, seorang pemuda yang tinggal di sebuah rumah tua peninggalan kakeknya, mulai merasakan keanehan setelah ibunya sakit parah. Suatu malam, suara-suara aneh mulai mengisi rumah, dari langkah kaki tak terlihat hingga bisikan yang memanggil namanya. Ketika ibunya meninggal, Dika memilih untuk tetap tinggal dan menjaga rumah penuh kenangan tersebut. Namun, ia tidak tahu bahwa keberadaan makhluk jahat yang menghantui rumah tersebut semakin menguat. Setiap malam, Dika dihadapkan dengan kengerian yang semakin nyata - dari suara-suara menakutkan, bayangan gelap yang mengikutinya, hingga pertemuan dengan sosok tanpa wajah. Tak lama setelahnya, Dika menemukan rahasia gelap tentang masa lalu keluarganya yang terhubung dengan ritual-ritual misterius dan kekuatan gelap yang tidak akan pernah pergi begitu saja. Makhluk yang menguasai rumah ini tidak hanya menakuti Dika, tetapi juga menyerangnya secara fisik. Dalam usaha untuk bertahan, Dika mencari bantuan dari seorang ulama tua yang memberi peringatan tentang kekuatan jahat yang harus dilawan dengan keberanian besar. Namun, setiap langkah untuk mengusir teror ini justru membuat kegelapan semakin mendalam. Dika harus menghadapi kenyataan bahwa teror yang ia alami bukan hanya berasal dari makhluk gaib, tetapi juga dari kenangan dan penyesalan yang tidak pernah bisa ia lepaskan. Rumah yang seharusnya menjadi tempat kenangan, kini menjadi penjara bagi jiwanya. Bisikan dari masa lalu tidak akan pernah membiarkannya pergi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines