Love delivery courier?!

Love delivery courier?!

  • WpView
    Reads 3,764
  • WpVote
    Votes 148
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 12, 2025
"Lagi dimana sayang?" "Emang ada pesan barang?" tanya kurir itu lewat telepon. "Engga, cuma kangen aja" jawab Feolla tanpa rasa berdosa. "Gila!" umpat sikurir dengan rasa kesal tertahan. Feolla terlalu berisik untuk Zio yang selalu cuek saat mengantarkan paket ke rumah wanita itu, cinta bertepuk sebelah tangan tidak membuat seorang Feolla Veersa menyerah mengejar cinta sikurir. Apakah perjalanan mereka berdua berjalan mulus? ini dia kurir pembawa cinta!>>> ⚠️telah ditonton 21M ditiktok dengan model POV/AU⚠️ nama akun tiktok: @x.cmoww
All Rights Reserved
#135
kurir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Veero [ON GOING]
  • 𝐤𝐞𝐡𝐢𝐝𝐮𝐩𝐚𝐧 𝐤𝐞𝐝𝐮𝐚 𝐬𝐚𝐧𝐠 𝐏𝐮𝐭𝐫𝐢
  • Alya Dairy[END✔]
  • AGASKAR [[ SUDAH TERBIT ]]
  • 𝐀𝐋𝐈𝐀𝐆𝐍𝐀𝐍 [ SELESAI ]
  • CAVANDRA (TERBIT)
  • PERMISI, PAKET! (END)
  • GANENDRA(Tahap revisi) ✅
  • Blooming Days
  • Tissa untuk Aris [On Going]

"Aku mau kita sama-sama lagi!" sejenak Feea tertegun mendengar penuturan Veero, bagaimana tidak setelah bertahun lamanya dia kembali dan dengan gampangnya menyatakan hal itu, bukan Feea tidak mau hanya saja, masih pantaskah mereka bersama setelah kejadian kelam itu, meski tak dipungkiri debaran dihatinya masih ada, masih sama, tapi keadaannya sekarang berbeda dia adalah orang yang sama dengan jati diri yang berbeda. "Aku tidak bisa, mengertilah!" meski dia tau Veero sedikit kecawa dari pancaran matanya, tapi dia bisa apa?, menangis pun rasanya percuma. Cukup tahun-tahun sebelumnya dia menangisi segalanya. Sekarang, tidak lagi! "Tapi kenapa?" masih belum kah dia paham dengan keadaan. Ini bukan hanya tentang kita. Tak mengertikah dia dengan rasa kecewa. Bukan hal mudah melupakan segalanya, sakit itu masih amat terasa menusuk relung hatinya. Tapi tak tahukah dia dengan semua itu. Menghembuskan nafas pelan Feea berujar, "Karena kamu bukan milik aku lagi.." hanya kata itu yang pantas menggambarkan betapa hancurnya dia saat itu, betapa terlukanya dia saat tau segalanya, dan semua pengorbanannya sia-sia, berakhir dengan rasa kecewa. Rank #6 in Thunder /210528/

More details
WpActionLinkContent Guidelines