Sang REMBULAN

Sang REMBULAN

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 31, 2023
"Malam adalah waktu yang telah menelan indahnya senja,namun ia tak pernah lupa untuk menggantinya dengan sinar bulan yang tak kalah indah ,sama seperti seorang Rembulan graziella yang keindahannya takkan pernah pudar sampai kapan pun ". Ucap pria itu memecah keheningan malam ini. Bulan menoleh pada pria di sampingnya lalu tersenyum simpul. Ia kembali menatap langit. " dan Bulan akan lebih bersinar ketika ada bintang disampingnya ". Ucap Bulan pelan,bibirnya membentuk senyuman namun matanya tetap sibuk menatap beribu ribu bintang yang bersinar terang di malam ini. Bulan tersentak tatkala ada tangan besar yang menggenggam jari jari mungilnya.ia menatap lekat lelaki yang selalu membuat hari sang Rembulan begitu terang,bahkan ketika dunia jahat padanya lelaki itu yang selalu ada untuknya . Bulan yang selalu membutuhkan Bintang kala malam hari tiba. "Gue mungkin bukan satu satunya Bintang di langit .Tapi,gue adalah Bintang yang selalu berusaha bersinar lebih terang agar selalu lo perhatikan,walau itu hanya sebentar". Pria itu semakin mengeratkan genggamannya pada jari mungil Bulan. Kedua nya tersenyum ,malam ini malam yg begitu indah bagi Sang Rembulan. Gadis yang membenci kegelapan,namun semuanya sirna ketika ia berhasil menemukan titik cahaya bagi hidupnya . Sang Rembulan,gadis yang berusaha bertahan agar selalu melihat Bintangnya.
All Rights Reserved
#474
langit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELENOPHILE : RED MOONBOUND [TERBIT]
  • Semesta Bersabda // [SUDAH TERBIT]
  • (Antara) Bintang Bulan - [ABS 1]
  • The Moon Sent You to Me
  • Mentari
  • Travelling Love [Selesai]
  • BUALAN
  • Ketika Cinta Tak Lagi Gratis ❤️ ON GOING ❤️
  • Awan Abu-Abu [END]
  • Exodus

⚠️Versi Wattpad masih belum direvisi ya.. Tunggu versi cetaknya yang akan segera terbit di Penerbit Teori Kata Publishing 🫶 🌱 Starla Lenora adalah gadis yang sejak kecil hidup dengan kehampaan, seolah ada bagian dari dirinya yang hilang bersama malam. Namun segalanya berubah saat ia bertemu seorang anak laki-laki misterius bernama Al di tengah hutan sunyi, pada malam ketika bulan memerah seperti darah. Sejak pertemuan itu, hidup Starla tak lagi sama. Ramalan kuno tentang Sang Pemutar Waktu perlahan terbangun. Tanda lahir berupa bulan merah dan simbol jam di telapak tangan mereka menjadi pertanda bahwa takdir besar sedang menunggu. Tiga dentang lonceng membawa mereka melintasi batas ruang dan waktu, menuju era kedua, dunia asing yang terasa begitu berbeda dari Arawen. Namun sesampainya di sana, sesuatu yang mustahil terjadi. Starla dan seorang gadis bernama Luna saling bertukar jiwa. Kini Starla harus hidup sebagai Luna di era modern, sementara Luna terjebak menjalani kehidupan Starla di Arawen. Di tengah kekacauan dua dunia, Starla dipertemukan dengan dua pemuda misterius yang terasa begitu familiar dan keduanya memiliki banyak kesamaan dengan Al. Dari tatapan mereka, suaranya, bahkan dari cara mereka melindunginya. Semakin lama, Starla mulai mempertanyakan satu hal, Siapa sebenarnya Al? Apakah ia adalah Gallen, yang hangat seperti cahaya bulan? Atau justru Aleron, pemuda dingin yang perlahan tenggelam dalam luka dan kegelapan? Namun tanpa mereka sadari, waktu yang terus mereka ganggu perlahan mulai menghancurkan segalanya. Rahasia tentang kerajaan Arawen, kutukan bulan merah, hingga sosok misterius bernama membawa mereka pada kenyataan bahwa tidak semua takdir diciptakan untuk berakhir bahagia. Terkadang, orang yang paling ingin kita temukan, justru menjadi alasan terbesar mengapa kita harus belajar merelakan. Sebuah kisah fantasi puitis tentang waktu, kehilangan, obsesi, dan cinta yang terus hidup di bawah cahaya bulan merah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines