Like Crazy : Special Chapter

Like Crazy : Special Chapter

  • WpView
    Reads 3,418
  • WpVote
    Votes 1,638
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 19, 2025
" Anak gatau di untung kamu, Dend" ujar sang mama " Emang anak gak berguna, ngurus satu perusahaan aja ga becus kamu" tambah sang papa " M-maaf " lirih Dend . . . . . " Aku gabisa, maafin aku mungkin ini yang terbaik " ujar Alletha " Tapi sayang " ucap Dend berusaha mencegah sang kekasih . . . . . " Gua mohon, jangan pergi lagi " ucap Dend, raut wajahnya memelas " T-tapi Dend " jawab Abraham ragu " Gua gapunya siapa² lagi selain kalian " Lirih Dend . . . . . "Selamat, lo udah kehilangan Aca" ucap Aiden . . . . . "Ternyata kamu masih berguna juga untuk di perbudak" ucap wanita paruh baya yang tak lain adalah orang tua Dend "Kalau sampai kami tidak mendapatkan tujuan kami, kamu adalah orang pertama yang kami kirim ke neraka" ucap sang papa.
All Rights Reserved
#82
parkjimin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JANUS
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • I'm a Girl, Bos!
  • 27 FEBRUARI
  • Ghost And Love || Park Jisung and Ningning aespa
  • Winter  ✓
  • CINTANYA AKU [ON GOING]
  • [BL]The Last Place (on Going)
  • Albel
JANUS

"Jangan sampai ada yang tahu kalau kita pacaran!" "Iya, Kak." __________ "Punya otak tidak? Soal mudah seperti ini saja tidak bisa." "..." __________ "Mau jadi apa kamu, hah? Sudah punya pacar tapi keluyuran dengan laki-laki lain." "Apa kabar kamu yang pergi liburan dengan Valerie, Kak? Ber-du-a-an." "Tidak usah bawa-bawa Valerie! Dia itu beda sama kamu!" ___________ "Halo kak ... bisa ke-" "Aku lagi sama keluarga, Selen. Ada mama juga. Nanti aku telepon lagi. Aku tutup." Tut ... tut ... tut ... "Kapan? Saat aku sudah mati?" ___________ "Kita putus saja, Kak." "Jangan macam-macam, Selen! Kamu pikir hubungan kita ini main-main?!" "Bukan aku. Tapi kamu yang selalu mempermainkan hubungan kita, Kak. Lihat ... dia sudah menunggumu. Tunggu apa lagi? Pergilah ... seperti biasa." ___________ ‼️Tindakan plagiasi bukan semata-mata plagiasi saja. Itu juga merupakan cara membunuh yang terselubung. Membunuh perasaan si penulis. Membunuh kerja keras penulis. Membunuh keinginan penulis untuk bisa berkreasi dengan tenang. Artinya, seorang plagiator sama saja dengan seorang pembunuh 🙃‼️ Cover by Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines