Cinta Muara Luka

Cinta Muara Luka

  • WpView
    Reads 445
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 18, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Ada pepatah yang mengatakan jangan terlalu mencintai sesuatu karena pada akhirnya kau akan kecewa. Apakah pepatah itu juga berlaku pada cinta seorang anak perempuan kepada ayahnya? Ayah adalah cinta pertama bagi anak perempuan. Laki-laki pertama yang memberikan cintanya secara utuh dan sempurna tanpa cacat. Bagi anak perempuan, ayah adalah raja abadi di hati meski suatu hari nanti akan datang pangeran yang menawarkan cinta lebih besar. Namun, ikatan cita seorang ayah dengan anak tidak mengenal akhir. Ia abadi hingga hari pembalasan. Lalu bagaimana jika laki-laki yang kau panggil ayah memiliki masa lalu yang kelam? Masa lalu yang ternyata petaka untuk masa depannya. Masa lalu yang membuat sang anak ingin berlari menjauh. Jika pergi siapkan hidup tanpanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlambat (End-Terbit)
  • Lara di hati Rain (𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)
  • Sehari dalam seminggu
  • Terlalu rumit
  • Yang Tertinggal
  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Hidden Scars ✓
  • Imam Untuk ZAHRA [Sudah Revisi]

Seorang laki-laki berjanji akan menikahinya jika dewasa nanti. Tania Arestya, rela menunggu bertahun-tahun lamanya untuk menagih janji pada lelaki, yang menjadi cinta pertamanya saat ia masih duduk di Sekolah Dasar. Pikiran dangkal gadis kecil yang percaya akan dongeng sebelum tidur, membuatnya yakin. Bahwa cinta pertama, akan menjadi titik kebahagian dalam pelabuhan mimpinya. Damar Sadewa, cinta adalah sahabat. Itulah yang selalu ditekankan Damar dalam kamus kehidupannya. Mencintai Ima, menjalani kehidupan serta pekerjaan bersama orang yang ia cintai, adalah kebahagian tak terperi. Alif Fajar, saudara sepupu Nia yang menjadi yatim sejak ia lulus SMP. Berjuang keras untuk menjadi wiraswasta dan membahagiakan sang ibu, adalah tujuan hidupnya. Satu-satunya saksi sejarah betapa Nia merindukan janji masa kecilnya. Ia pula yang selalu hadir di masa-masa sulit Nia. Ketika waktu mengikis jarak, keduanya kembali bertemu. Tania yang menggebu akan cinta masa kecilnya, harus menelan pil pahit saat mengetahui Damar akan menikah. Bukan dengan dirinya. Janji masa kecil itu palsu, bahkan Damar saja melupakannya. Di satu sisi, ada hati yang mulai sadar akan perasaan yang menyusup dan berkembang kian merekah. Siapa, dan pada siapa? Apakah kehadiran Tania memang TERLAMBAT? Saat hati meraung pada satu nama, masihkah ada waktu untuk mengatakannya. Ataukah memang TERLAMBAT? Merelakan mimpi, atau merengkuh kebahagian lain. Story By : Icha Rizfia Samarinda, 01 Maret 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines