Glimlach van Javaanse suiker

Glimlach van Javaanse suiker

  • WpView
    Reads 10,588
  • WpVote
    Votes 656
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 9, 2024
"Gadis Jawaku yang manis, bagai bunga melati yang mekar di antara ilalang yang bergoyang lembut. Senyumnya bagai karya seni, dan kilatan mata yang seakan menangkap seluruh spektrum pelangi membuatku terhipnotis. Aku berusaha merangkai kata-kata indah, namun merasa tak sanggup melukiskan keindahan dirimu. Sesaat, aku seperti penyair yang terpesona, terperangkap dalam puisi yang ku cipta dalam dadaku." ⚠️Fanfiction⚠️ From Cry, or better yet, beg
All Rights Reserved
#78
matthias
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Chameli.
  • ��• Light Of The Tears [Beautiful Sin] •
  • [END] [2]Tersakiti {Vkook} ✓
  • Singularity
  • Aslan, Are you my last love?
  • Sesal? (vkook)
  • Psycho Party
  • To My Youth || Taekook
  • One Last Smile |  Kth+jjk
  • Just a Fan

Seorang lelaki berdiri di tengah ruangan, diam memandang setiap sudut yang pernah menjadi saksi kehadiran Chameli miliknya-gadis yang mengisi seluruh relung hatinya. Ruangan itu kini sunyi, namun harum bunga melati tetap setia menyelimuti udara, berasal dari vas bunga di samping tempat tidur, yang setiap hari ia isi dengan penuh kesetiaan. Langkah kakinya berat, namun ia mendekati ranjang yang dulu menjadi tempat peraduan sang pujaan hati. Dengan hati yang hancur, ia menjatuhkan tubuhnya, menenggelamkan wajahnya di antara bantal yang masih menyimpan aroma Chameli-aroma yang tak tergantikan, aroma yang menjadi satu-satunya penghibur dalam ketiadaan gadisnya. Suara seraknya pecah dalam ruangan sunyi itu, penuh rasa rindu dan kesedihan yang mendalam. Tangannya mengepal, matanya terpejam, menahan luapan emosi yang seolah membakar dirinya dari dalam. Keputusasaan dan cinta berbaur menjadi satu, menciptakan kehampaan yang tak tertanggungkan. ___ Cry, or better Yet, beg. | Web novel and Manhwa by [VAN JI & Solche]

More details
WpActionLinkContent Guidelines