Story cover for Qadarullah by PashaHerani21
Qadarullah
  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 172
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
Complete, First published Oct 28, 2023
Gara-gara keputusan sepihak yang dilakukan Azzam saat meyakinkan niatnya untuk berpoligami, dia jadi kehilangan anugerah terindah yang Allah titipkan di hidupnya. Rela melepas berlian hanya demi sebuah batu krikil, mungkin kalimat inilah yang pantas menggambarkan bagaimana sosok Azzam.

Aisyah Humaira-istri Azzam, seorang wanita shalihah nan bijaksana dengan segala keindahan sejati yang tak akan lekang termakan usia. Indahnya budi dan cakapnya pekerti yang dimiliki, akan terus kekal abadi.

Membina bahtera rumah tangga bersama sang istri adalah hal terindah yang sudah digariskan oleh-Nya. Kebahagiaan dan keharmonisan pun senantiasa mendampingi tanpa henti. Terlebih, mereka dikaruniai dua orang putra (Moezza dan Ghazy) juga seorang putri (Balqis).

Namun, semuanya seakan sirna ketika Azzam memutuskan untuk menikah lagi meski tanpa persetujuan Aisyah. Dia adalah Hana, seorang gadis yang sangat cantik dan lebih muda, yang bersedia menjadi istri keduanya Azzam.

Bagaimana kisah mereka pada akhirnya? Mampukah Aisyah berbagi surganya dengan Hana? Akankah Azzam berlaku adil terhadap kedua istrinya atau justru dia akan menjatuhkan talak pada salah satu dari keduanya?

=====================================================

🕊️ [ Note ] Jika dengan membaca cerita ini melalaikan ibadahmu, sebaiknya tinggalkanlah!

🔓 Kamis, 19 Rajab 1445 H --- 01 Februari 2024 M
🔒
All Rights Reserved
Sign up to add Qadarullah to your library and receive updates
or
#103pasutri
Content Guidelines
You may also like
Jemput Aku ✔ |SUDAH TERBIT| by FebbyShen
13 parts Complete
(Spiritual ~ Romance) ⚠️-SEBAGIAN PART SUDAH DIHAPUS!-⚠️ SEDANG OPEN PREE ORDER! YANG MAU PESAN BOLEH DM LANGSUNG, YA! BERPIKIR LAH, MAKA KALIAN TIDAK AKAN PERNAH MENJADI PLAGIATOR. Bagi sebagian manusia, cinta itu anugerah, tapi bagi sebagian yang lain, cinta itu bisa jadi petaka. Saat begitu dalam mencintai, ketika rasa itu menguasai hati, kenyataan buruk akan begitu memukul telak kekuatan hati. Cinta itu tidak bisa sendiri, cinta tetap harus berdua. Maka, saat keadaan sudah menjelaskan bahwa kamu tidak akan pernah bersatu dengannya, maka tinggalkanlah. Jangan memperlambat prosesnya atau kamu akan terluka. Ingat, sekuat apa pun hatimu mengelak, yang halal tetap indah diajak bahagia. 🐼 🐼 🐼 Bintang Azura, wanita yang memutuskan menerima lamaran seseorang yang selalu mengganggu hidup dan pikirannya. Bukan cinta, tapi Bintang amat membenci orang itu. Bukankah cinta bisa tumbuh seiring berjalannya waktu? Lagipula, cinta dan benci itu beda tipis. Sama-sama ada di pikiran, hanya menunggu waktu, mereka akan bertukar posisi. Start, Sukabumi, 07 Maret 2018 Revisi, Bogor, 04 Oktober 2018 *** "Saya gak bisa beri kesan, tapi pas baca cerita ini banyak banget pelajaran yang bisa diambil. Pokoknya seru parah ceritanya." - Pembaca @Zhafirahnh "Terimakasih kak untuk cerita yang bagus ini. Banyak pelajaran yang bisa diambil hikmahnya dan yang pastinya bikin baperrr." - Pembaca @Wardhaniamel "Jujur aku baru baca, tapi kok tingkat kebaperannya subhanallah sekali yaaaa." - Pembaca @atikafa Higest Rank ~ Rank 1 in pacaran setelah menikah (26/07/2018) Rank 1 in Halal (14/08/2018) Rank 1 in suami istri (05/10/2018) Rank 1 in Assalamu'alaikum calon imam (08/10/2018) Rank 4 in Spiritual (05/10/2018) Rank 1 in Spiritual (04/12/2018)
Bumi Kaffah [End] by KurmaMaduu
36 parts Complete
[PART MASIH LENGKAP] Bukan perjodohan dan bukan pula landasan cinta. Namun, di usianya yang menginjak 22 tahun, Almahira menerima lamaran seseorang yang tidak ia kenal. Seseorang yang mengubah cara pandangannya kepada dunia dan menambah kecintaannya kepada pencipta alam semesta. Kaffah Zayyan Pranuraga. Nama yang sangat indah, seindah langit senja yang enggan menghilang di batas cakrawala. Ketidakmampuannya mengambil sebuah tanggung jawab menjadi seorang suami, membuat dirinya menghantarkan seseorang yang baru saja menjadi istrinya dalam semalam ke negara asing. Perlahan demi perlahan menunggu bersabar, dan menanti kepulangan sang istri. Akankah pernikahan yang sudah berjalan 4 tahun lamanya, dapat keduanya pertahankan? Ataukah kedua insan yang menjalin sebuah ikatan halal, memilih melepaskan begitu saja tanpa adanya landasan cinta, bahkan jauh sebelum mereka bersama? ~~~ "Kembalilah jika urusanmu sudah selesai. Saya akan selalu menanti kepulangan kamu, Hana. Pergilah. Dan cukup ingat satu hal ini. Setiap langkah yang akan kamu lalui satu-persatu, selalu ada Allah bersamamu. Dan ada ridho suamimu yang akan menanti gelar impianmu untuk kamu bawa pulang. Pergilah Hana, suamimu ridho atas langkah yang akan kamu ambil. Fii hifzillah, fii amanillah. Semoga dengan izin Allah, kita akan di pertemukan kembali. Di rumah ini." -Kaffah Zayyan Pranuraga. ~~~ "Ridho kah engkau mengirim istrimu ke negara lain, dimana islam masih sangat asing. Bahkan aku sendiripun ragu, engkau ridho akan kepergianku." -Almahira Hana Muhadzabah. ~~~ [Revisi setelah Tamat] Start : 30 November 2024 End : -
You may also like
Slide 1 of 9
AKU (BUKAN) ISTRI SIMPANAN [END] cover
Sang Pelindung Hati cover
Rembulan tanpa Cahaya cover
Dia Nazzam  cover
Antara Dua Hati cover
DIMADU  cover
Jemput Aku ✔ |SUDAH TERBIT| cover
Seindah Surga Yang Dirindukan (Tamat)  cover
Bumi Kaffah [End] cover

AKU (BUKAN) ISTRI SIMPANAN [END]

7 parts Complete

Cerita complicate hanya di dreame... ### Setiap wanita pasti menginginkan suatu pernikahan yang indah. Suatu pernikahan yang hanya ada satu wanita dan satu pria yang saling mencintai. Memiliki suami yang sepenuhnya milik sang istri. Yang hati dan raganya sepenuhnya untuk satu wanita. Begitu pun aku. Aku menginginkan suami yang sepenuhnya bisa aku miliki. Namun, nyata takdir berkata lain. Allah menjodohkanku dengan dia, dia yang tak bisa aku miliki sepenuhnya. Memang.. pernikahan kami sah, tapi aku sadar hati dan raganya bukanlah milikku. Karena sesungguhnya pernikahan kami terjadi karena sebab. Andai aku bisa memilih takdirku sendiri, aku tak ingin berada diantara kalian. Berada diantara kak Ilham dan kak Lidya. Sungguh aku tak ingin. -Aysha Ailani Arka