Cinta untuk Anna

Cinta untuk Anna

  • WpView
    Membaca 427
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 12
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Jan 1, 2026
Bagi setiap orang, Anna adalah cerita yang berbeda. Orang lain melihat Anna sebagai orang yang dingin, datar, sosok yang pendiam dan nggak banyak cerita sama orang. Ke-empat sahabat dekat Anna, tau diri Anna yang paling sunyi, paling rapuh. Anak perempuan yang tumbuh dengan kenangan masa lalu buruk, anak yang memikul luka yang entah kapan bisa sembuh. Orang tua Anna melihat nya seperti gadis yang ceria, yang hidupnya penuh warna. Adiknya, melihat Anna sebagai sosok manusia yang baik dan tulus. Meskipun Anna sering menganggapnya sebagai, saingan hidup? Anna itu utuh, tapi dia rapuh. Begitulah ke-empat sahabatnya berkata. Anna bukan satu-satunya yang rapuh di dunia ini. Tapi Anna selalu sadar, dia adalah satu dari ribuan manusia yang tak pantas mendapatkan cinta.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • EVANESCENT
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan