Rivalved

Rivalved

  • WpView
    LECTURAS 4
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, oct 29, 2023
Abyas terkekeh bangga dengan pencapaian, dia menarik pinggang Acelina lalu berbisik ditelinganya. "Kau hanya akan selalu menjadi nomer dia, kau harus sadar akan posisimu saat ini, seberapa keras kau berusaha pemenangnya adalah aku." Saat itu juga Acelina mendorongmu. "INI HANYA KEBETULAN! AKU HANYA MEMGAKAH DEMI KAU!" Acelina emosi dengan hinaan yang diberikan Abyas. Acelina menatap tajam Rivalnya itu seolah menganggapnya sebagai musuh bebuyutan. sedangkan Abyas semakin tertawa senang. "Berhenti marah-marah, lihatlah wajahmu memerah." Acelina memalingkan wajahnya, agar Abyas berhenti mengejek wajahnya yang merah. "Diam!" Dengan lembut Abyas meraih dagu Acelina, mendekatkan wajahnya hingga Acelina dapat merasakan nafasnya dan berkata dengan lembut, "Kau terlihat semakin cantik. Acel," kata Abyas seolah melupakan perseteruan antara dia dan Acelina, tatapannya terlihat jauh berbeda dari biasanya.
Todos los derechos reservados
#532
rival
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Entwined by fate || BXB
  • "diam-diam jatuh cinta"
  • GUNFA
  • SAD GHOST 6 ✓
  • CINDY : Sebelum Aku Pergi
  • Black Code (Lima)
  • Rieril
  • Hope is a dream that is doesn't sleep
  • RAVIEL

"Sya" panggil Alita namun tak mendapat jawaban. "Syaaaa" panggilnya sekali lagi. "Hmmm" Rasya hanya mengguman. "Ish! jawabnya yang bener dong!" ucap Alita kesal, membuat Arsya tertawa dalam hati. Arsya hanya menghela nafas berat, "Kenapa al?" tanyanya. "Lo pernah suka pake banget sama cewe ga?" tanya Alita sambil memasang wajah yang serius. "Ga" jawabnya, lalu baru saja Alita ingin membalas Arsya sudah mendahuluinya "kecuali ke lo" sambil tersenyum ke arah Alita. Alita yang mendengar penuturan tersebut langsung memalingkan wajahnya yang sebentar lagi akan berubah warna menjadi tomat. " Gitu aja salting " balas Arsya. "Ish! nyebelin lo" balas Alita tak kalas sadis. "Bercanda sayang" bujuk Arsya sambil merangkul bahu Alita Kadang seperti itulah percakapan mereka, kadang Arsya yang bersikap acuh kadang pula bersikap romatis Kalian penasaran bukan dengan awal perkenalan mereka? Alita si troublemaker yang suka bikin onar tidak patuh akan peraturan sekolah dipertemukan oleh Arsya si ketua osis yang tegas akan peraturan sekolah. Lantas bagaimana cara mereka bisa saling mencintai kalau disetiap harinya selalu terjadi cekcok diantara mereka apalagi banyak perbedaan diantara mereka.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido