revenge: second chance

revenge: second chance

  • WpView
    Leituras 33
  • WpVote
    Votos 5
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, out 30, 2023
Hari itu, Rafael lagi duduk di tepi makam Clara, adiknya yang baru aja meninggal akibat pembulian di sekolah nya. Hujan deras mengguyur , seperti air mata dari surga yang turun tanpa henti. Air mata Rafael yang tumpah-tumpah tak bisa dibedakan dari tetes-tetes hujan yang meresap ke dalam bumi yang dingin. Kehilangan Clara adalah pukulan terbesar yang pernah dia rasakin, dan hujan yang turun tak hentinya hanya menambah beban sedihnya. Clara selalu menjadi cahaya yang terang dalam hidup Rafael. Dia adalah gadis muda yang penuh semangat, dengan senyum yang begitu mempesona. Matanya berkilau dengan kehangatan yang tak tertandingi. Clara adalah sumber kebahagiaan Rafael, alasan untuk terus maju, bahkan dalam saat-saat paling sulit. Mereka berdua adalah sekutu, menjalani hidup ini bersama sebagai dua pasukan terakhir yang tidak akan pernah berpisah. Tiba-tiba, dalam sekejap, semuanya berubah. Ada suara deru mesin yang mendekat dengan cepat dan klakson mobil yang berbunyi keras. Rafael tersentak dari lamunannya dan menoleh ke sumber suara. Tapi sudah terlambat. Mobil yang melaju kencang tak bisa lagi menghindarinya. Rafael merasa tubuhnya terangkat sebentar, lalu jatuh ke aspal dengan keras. "Apa gw bakal mati? Tapi kaya nya mati juga bukan hal yang buruk, lebih baik gw mati dari pada hidup sendirian di dunia ini" Namun saat ia membuka mata, ia berada di masa hari pertama adik nya masuk SMA
Todos os Direitos Reservados
#55
kakakadik
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • BAYANGAN DI BALIK  CERMIN SEASON 2 (NAYRA DAN NAYLA)
  • The Eleven
  • Four Women
  • Aribell
  • ANTAGONIS ALVASYA [ON GOING]
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • " Datang Untuk Pergi "
  • Cakra's Last Embrace. | End |

"Ketika cinta menjadi denyut terakhir, akankah takdir mengizinkan mereka untuk bersama?" Revan Alastair hidup di dua dunia yang berbeda. Di satu sisi, ia adalah pemimpin yang disegani di geng motor "Falcon," sosok yang tak kenal takut, dingin, dan sulit ditebak. Namun, di balik semua itu, ada sisi lain dari dirinya seorang pemuda yang tersembunyi di balik topeng keberanian, yang setiap hari bergumul dengan rasa sakit tak kasat mata. Penyakit bipolar dan masalah jantung menjadi teman yang tak pernah pergi, membuatnya merasa sendirian meski dikelilingi banyak orang. Rasa sakit itu, baik fisik maupun emosional, semakin nyata ketika malam tiba dan tak ada yang bisa mendengarnya. Di sisi lain, ada Kirana Elara, gadis berjiwa lembut yang selalu merasa terasing dalam hiruk-pikuk sekolah. Terluka oleh perlakuan teman-temannya dan kekurangan kasih sayang dari keluarganya, Kirana terbiasa menyembunyikan air mata di balik senyum manisnya. Hidupnya yang penuh kesunyian mulai berubah ketika ia bertemu Revan, seorang pemuda yang nampak jauh dan tak terjangkau, namun memiliki mata yang menyimpan ribuan cerita. Pertemuan mereka di sebuah malam penuh bintang mengubah segalanya. Kirana mulai melihat sisi lain Revan, sosok yang rapuh dan membutuhkan kehangatan, sementara Revan menemukan ketenangan dalam senyum Kirana yang tulus. Perlahan, mereka mulai menjalin kisah yang tak terduga, saling mengisi kekosongan dalam diri masing-masing. Penyakit Revan yang sering menyerang secara tiba-tiba menjadi tantangan terbesar bagi mereka berdua. Tak ada yang tahu betapa beratnya Revan menjalani hari-harinya. Suatu hari, Revan mengalami serangan jantung yang parah dan berada di ambang kematian. Kirana dihadapkan pada pilihan sulit bertahan di samping Revan atau merelakan kepergiannya. Dalam proses pencarian jati diri dan pergulatan dengan takdir, Kirana menemukan seorang kekasih baru yang memberinya harapan akan kehidupan yang lebih tenang. Namun, di saat ia mulai belajar untuk melepaskan...

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo