Atthala Zeinandra

Atthala Zeinandra

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 3, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Menyebalkan bukan, jika seseorang mengkritik hobi kita? Sungguh itulah yang dirasakan Lilis saat itu. Ternyata dari percakapan singkat tersebut. Terdapat kisah cinta yang indah di dalamnya. Namun, apa yang terjadi jika keduanya mempunyai luka yang amat dalam di hidupnya "Aku, sakit. Attha" ujarnya secaya mengambil secarik kertas dari Rumah sakit. "Aku, juga sakit lis... sakit mental. Bantu aku buat sembuh yaa. Jangan pergi". Ucap dirinya dalam keadaan mata sendu itu. Akankah lilis akan sembuh, dan Attha dapat mengungkapkan jati dirinya? Ayo baca selengkapnya disini. Kritik dan saran serta vote kalian sangat membantu... Luv all><
All Rights Reserved
#18
romantisme
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABLUVION {COMPLETED}
  • [1] LUKA SEMESTA [END]
  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • Cool Boy Or Childish Boy (Completed)
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • Ketukan Takdir
  • ALGANTARA
  • Lisya [End]
  • Bukan Kita D.A.N

ABLUVION {COMPLETED} Sedih, marah,kecewa, kesal atau mungkin BAHAGIAA?? Hahaha... itu rasanya terdengar sangat-sangat konyol di telinganya. Mengingat takdir sepertinya tak sepenuhnya menyukainya. Buktinya gadis dengan manik birunya itu harus menelan pahit kenyataan hidupnya yang berubah 180 derajat. Cacian, tamparan bahkan pukulan sekaligus menjadi hal yang rumlah di dapati olehnya. Lelah? Tentu saja Bukan hanya fisiknya yang tersakiti, namun hati dan mentalnya lah yang lebih parah tersakiti. Tapi dengan bodohnya, ia tetap memilih untuk bungkam. Walaupun kenyataannya ia tahu bahwa semakin ia bungkam, maka semakin menipis harapannya untuk mendapatkan kebahagiaanya kembali. Hingga takdir mungkin sedikit berbela sungkawan dengan nasibnya. Membuat mereka akhirnya dipertemukan. Entah apa sebenarnya tujuan mereka di pertemukan. Entah untuk membawa kebahgiaan atau malah kian menambah luka?? Tapi ia bertindak dengan acuhnya, toh yang pasti saat ini ia merasa begitu yakin bahwa pria yang Tuhan kirim dapat membantunya untuk melihat kembali sepercik cahaya. Namun tak ayal, takdir memang terlihat begitu lihai mempermainkan kehidupan. Takdir yang membawa ia dekat dengan harapannya, namun takdir jugalah yang membuatnya jatuh untuk kesekian kalinya. Ketika sebuah kebahagiaan terlihat mendekatinya, namun naas. Kenyataannya, kebahagiaan yang ia lihat hanyalah sebuah ilusi semata. Karena tanpa ia sadari, ia tetap berjalan di atas percikan kaca-kaca. Berjalan menuju kehancuran. Berjalan menuju akhirnya. Hingga sampailah ia di garis finishnya. DON'T COPY PASTE OKAYY!!!!!!! Thanks guys❤📍

More details
WpActionLinkContent Guidelines