Proses tanpa Protes

Proses tanpa Protes

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 13, 2023
Kejujuran yang membuat turunnya mental dan spiritual, aku percaya bahwa ini proses tanpa harus diprotes karena perubahan Saya yakin itu menyakitkan dan membuahkan hasil yang memuaskan. Aku adalah seorang laki-laki yang yang sedang memikirkan masa depannya, yang saat ini sedang berusaha mencari dan terus mencari jati dirinya, di ceritakan seorang laki-laki yang bisa dikatakan hidupnya lebih aktif di luar daripada di dalam Maksudnya di rumah karena pada hakikatnya laki-laki itu harus seperti itu harus bisa menerima konsekuensi yang berlaku di luar sana agar dia bisa kuat bisa tahu dan bisa lebih mudah menemukan jati dirinya meski proses itu menyakitkan Karena yang namanya proses itu tidak harus ditentang tapi harus dijalani dalam konsep kehidupan. kisah laki laki yang selalu dipandang garang dan gagah serta cuek, seolah tidak ada yang berani membantah saat dia berkata, tidak ada kata mengeluh walau hatinya sedang luluh. Laki-laki yang mempunyai kisah yang trauma terhadap wanita, makanya dia memutuskan untuk bersikap cuek dan selalu dipandang garang, setiap kata-kata rayuan yang keluar dari mulut wanita enggan dia terima bahkan engga untuk didengar meski secuir kata yang mengandung rayuan. Sebut saja dia sodik, yang hidup dikeluarga kecil yang bahagia dan gembira. Dia bisa dikatakan aktivis Organisasi pelajar yaitu Pelajar Islam Indonesia (PII), dia mulai mengikutinya sejak sekolah dari SMP sampai sekarang dia sedang berada di jenjang Mahasiswa.
All Rights Reserved
#26
bacabuku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Noda dalam Cinta
  • Puing luka
  • LUKKA (MYG)
  • Belenggu Di Ujung Lara (terbit)
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • KENANGAN & TRAUMA [END]
  • Isi Kepala
  • Self Injury's(complete)✔
  • A L G A R I S  (Selesai)

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines