The Black Soul

The Black Soul

  • WpView
    مقروء 1,243
  • WpVote
    صوت 265
  • WpPart
    فصول 37
WpMetadataReadمكتمِلة أربعاء, أكتـ ١, ٢٠٢٥
WpInfo
روائيّة
خيال
***Mengandung gore dan sadisme*** Daniel, seorang manusia biasa, tahu-tahu saja terjebak di dunia yang aneh. Para makhluk penghuni dunia itu menyebut dunia mereka Hueca. Daniel tidak tahu makhluk apa mereka, mengapa mereka tidak memiliki jiwa dan selalu lapar akan jiwa manusia. Daniel harus segera mencari jalan pulang ke dunia manusia sebelum jati dirinya sebagai manusia terungkap. Sambil bersembunyi di antara makhluk-makhluk itu, entah bagaimana benang takdir membawa Daniel untuk berhubungan dengan seorang perempuan bernama Vera. Namun pada akhirnya Daniel akan dihadapkan pada pilihan. Apakah dia akan menebus dosa masa lalu dengan mengorbankan kehidupan manusianya, atau mengulang kesalahan yang sama dan terjebak pada neraka abadi dalam hidupnya.
جميع الحقوق محفوظة
#817
darkfantasy
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • DEVOTEE DEVIL {END} ✓
  • Black Rose Demon's (Slow Update)
  • Itsuka Anata to || Hyakkimaru X Reader Fanfic [END]
  • Di Balik Tirai Merah
  • Bond Of Revenge
  • ALTERITY : Jiwa Yang Tak Sama ( Seri 1✅, 2 ✅, 3 ⏳)
  • Bayangan dari Neraka
  • BROKEN HEART [END]
  •  DALAM, DIAM, TAK BERNYAWA (ANTOLOGI THRILLER)

"Wahai penguasa kegelapan, lindungilah kami dari petaka yang kau hadirkan." Daniel Davicky kehilangan cahaya kehidupannya tepat setelah kematian sang ibunda. Bagai seorang tuna netra, ia tak mampu lagi menelaah seisi dunia. Gelap gulita, sampai sebuah tarikan membawanya ke dunia yang lebih gelap lagi. Namun, ada kobaran api yang menjadi sinar menerangi naluri. "Malaikat Agung, Malaikat Kegelapan Pinjamkan lah aku cahayamu Melalui tabir Kematian Hingga Surga terlihat!" Dendam, dengki, caci maki, dan segala hal keji menjadi racun menggerogoti diri. Sudah lumrah sebagai makanan sehari-hari. Sosok penolong sudah pun berganti. Kala mentari terbit di timur, disitulah ia menggemakan syukur. Bukan pada sosok sang maha, melainkan pada sosok penguasa. "Ketika dunia memberi penderitaan, kenapa harus berlutut memohon belas kasihan? Bangkitlah, lakukan segala yang ingin kau lakukan. Disini tak ada keadilan, maka tegakan keadilan dalam kegelapan."

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى