NAAMLOOS (On Going)

NAAMLOOS (On Going)

  • WpView
    Reads 5,802
  • WpVote
    Votes 765
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 24, 2026
FOLLOW DULU SEBELUM DIBACA ‼️ VOTE DAN COMENT YA Siapa, sih, yang mau sekantor dengan orang nyebelin, tukang rusuh, dan suka memaksa? Apalagi kalau orang itu adalah bosnya sendiri. Setiap hari, Hamemayu Harum Utomo-Ara-harus menyiapkan mental sebelum melangkah ke ruang kerja atasannya. Bukan hanya karena sikap Kaisar DeJong yang menyebalkan, tapi juga karena suasana kantor yang membuat Ara merasa tidak pernah benar-benar aman. Di usianya yang ke-26, Ara belajar meredam amarah, menelan lelah, dan bertahan. Bukan karena ia lemah, melainkan karena ada satu alasan yang selalu ia pegang: seorang adik yang harus tetap ia hidupi. Mampukah Ara bertahan di bawah tekanan bos super menyebalkan itu? Ataukah resign justru menjadi satu-satunya jalan keluar? Yuk, dibaca. Jangan lupa vote, komentar, dan follow 🀍 Cukup disini dulu ya, kalau mau tau kelanjutannya jangan lupa follow, vote and coment ya. Dilarang plagiat!⚠️⚠️⚠️ Cerita ini berdasarkan argumen penulis!!! Jumat , 8 Maret 2024 start
All Rights Reserved
#54
komediromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • President's Wife
  • Skyline Marriage
  • Heyu : Second Gear
  • GUMI [Completed]
  • Kamu Hanya Milikku
  • The Cold Ceo's Hidden Heir ( END )
  • π‡πˆπ’ 𝐒𝐖𝐄𝐄𝐓𝐒𝐔𝐆𝐀𝐑
  • El and Jerganio (End)

Dewandra telah memantapkan hati untuk tidak pernah menikah. Selama 25 tahun, ia mengabdikan hidup sebagai tentara setia demi melindungi negara. Hingga di usia 41 tahun, ia diangkat menjadi pemimpin tertinggi-menyandang status RI 1. Dua tahun menjabat pasca-lengsernya sang ayah yang merupakan Presiden ke-8, Dewandra tetap tak sedikit pun terusik oleh bayangan pernikahan. Namun, takdir rupanya punya rencana lain. Pada perayaan Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2025, matanya tak sengaja menangkap sosok gadis berkebaya putih dengan kain batik merah. Rambutnya tergerai indah, dihiasi senyum manis yang menawan. Meski hanya tatapan sekilas, wajah itu seolah tertanam permanen dalam ingatannya. Gadis itu adalah Natasha Aira Van-dijk Chandramukhti-putri tunggal dari salah satu menteri di kabinetnya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines