We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SALMINE'S HOUSE IN SURABAYA

SALMINE'S HOUSE IN SURABAYA

  • WpView
    Reads 236
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 24, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Hai semuanya 👋 Kita selalu berkata biarkan semuanya berjalan sebagaimana mestinya. Hingga tanpa sadar perjalanan itu menemukan satu titik yang sama. Dipertemukan dengan orang-orang hebat, yang tidak kusangka sebelumnya. Mempertemukan kita yang tidak pernah saling sapa, mendekatkan kita hingga tidak ada jarak. Dipertemukan dengan orang yang sudah melewati masa remaja, sungguh menjadi pelajaran untukku. Benar kata mereka, perjalanan untuk mendapatkan yang terbaik harus melewati hal yang pahit. Aku bahagia melewati semua itu karena di ujung perjalanan, aku menemukanmu sebagai titik akhir yang seharusnya tidak ku tinggalkan. Dari banyaknya watak dan kepribaduan itu lah, kita bisa saling melengkapi satu sama lain. Itu yang namanya keluarga bukan?sebab itu lah, saya menganggap mereka keluarga. Perkenalkan saya Aulia, dan ini cerita bersama second home saya di surabaya.
All Rights Reserved
#2
perkumpulan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AURORA (END)
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • MEMELUK LUKA [END]
  • BROKEN HOME (SUDAH TERBIT)
  • Bertumpu
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • The First, Not the Last
  • Kau Rumahku
  • Your Maps (END)

"Nakal, bego, keras kepala, pembangkang, durhaka ... Sebenernya kelebihan gua apa sih, sampai harus nekad hidup di dunia ini?!" -Aurora *** Aku menjadikan diriku seperti bayaran atas pinjaman hidup yang dibeli dari keluarga sendiri demi menuruti jalan hidup mereka, aku tidak hidup untuk diriku melainkan untuk keluargaku semata. Aku biang kerusuhan. 18 tahun tahun hidupku berdampingan dengan gelar "sumber segala masalah", membuatku cukup peka bahwa keadilan tidak diperuntukkan untukku. Hidup dengan kebebasan hanyalah impian. Dibedakan adalah makanan sehari-hari. Setiap langkah tak pernah mampu dibaca dari sudut pandang lain selain aku pasti pihak yang bersalah. Dan demi kerukunan beserta cinta dalam rumahku, aku berusaha untuk menyingkirkan ego agar terlihat tetap baik di hadapan keluargaku. This story about metamorphose by someone who can show the world, that she could be better than the dark past. She has a great family who attended her take the guide. [Spiritual-Teenfiction] (Telah rampung di 2018, dan dipublish 2022)

More details
WpActionLinkContent Guidelines